ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) SLOW LEARNER DI KELAS INKLUSIF SMP NEGERI 7 SALATIGA

Alfian Nur Aziz , 4101411017 (2015) ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) SLOW LEARNER DI KELAS INKLUSIF SMP NEGERI 7 SALATIGA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (1575Kb)

    Abstract

    Slow leraner memiliki karakteristik yang dapat menghambat dalam keberhasilan belajar matematika. Pemahaman guru terhadap karakter siswa slow learner, serta pelaksanaan proses pembelajaran hingga evaluasi dan tindak lanjut pebelajaran harus sangat diperhatikan guna mencapai keberhasilan pembelajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus (ABK) slow learner di kelas inklusif. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengamati, mendeskripsikan, dan menganalisis: Bagaimana proses pembelajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus (ABK) slow learner di kelas inklusif SMP Negeri 7 Salatiga dalam mencapai keberhasilan belajar. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi Guru Matematika, Guru Pendamping Khusus dan Siswa Berkebutuhan Khusus slow learner. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisi data meliputi pengumpulan data,reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini antara lain: (1) Guru mata pelajaran matematika sudah memiliki kesiapan dalam memahami karakterstik siswa slow learner secara umum dan merencanakan pembelajaran yang tertuang di dalam RPP yang sama antara siswa reguler dan siswa slow learner dengan tetap memperhatikan karakteristik siswa slow learner. (2) Pelaksanaan pembelajaran dilakukan seperti yang sudah di rencanakan di dalam RPP. Guru melakukan pengkondisian dengan mempersiapkan siswa secara fisik dan psikis. Penggunaan model, metode, media pembelajaran disamakan antara siswa reguler dan slow learner. Dalam pelaksanaan ada metode yang sudah dapat mengakomodir siswa reguler dan siswa slow learner, namun masih ada metode yang membuat siswa slow learner mengalami hambatan dalam belajar.(3) Dalam evaluasi dan tindak lanjut, guru melakukan evaluasi harian setiap selesai suatu materi dan merencanakan kegiatan tindak lanjut bersama GPK dalam bentuk pengayaan yang dilaksanakan dalam bimbingan khusus. Dalam bimbingan khusus siswa diberikan materi pengayaan dengan metode drill ditambah dengan bantuan media yang berupa alat peraga kongkrit garis bilangan berwarna untuk menguatkan pemahaman siswa slow learner pada suatu konsep mengurutkan dan membandingkan bilangan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: proses pembelajaran matematika, anak berkebutuhan khusus (ABK) slow learner, inklusif
    Subjects: L Education > LC Special aspects of education
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: dina perpustakaan
    Date Deposited: 03 Feb 2016 05:03
    Last Modified: 03 Feb 2016 05:03

    Actions (login required)

    View Item