PERANAN DESA PITON KECAMATAN PUNUNG KABUPATEN PACITAN SEBAGAI DESA WISATA DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA LOKAL

Anggris Yudo Asmoro , 3501402043 (2009) PERANAN DESA PITON KECAMATAN PUNUNG KABUPATEN PACITAN SEBAGAI DESA WISATA DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA LOKAL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERANAN DESA PITON KECAMATAN PUNUNG KABUPATEN PACITAN SEBAGAI DESA WISATA DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA LOKAL) - Published Version
Download (681Kb)

    Abstract

    Kehidupan masyarakat yang serba modern menjadikan wisata pedesaan merupakan dambaan masyarakat untuk berwisata ke tempat-tempat yang masih bersifat tradisional, diantaranya adalah desa wisata Piton. Desa ini terkenal dengan budaya yang masih kental ke-jawa-an (asli) dan para turis dapat tinggal bersama penduduk (live in) untuk merasakan kehidupan sehari-hari orang desa/pegunungan. Festival seni yang ada di desa ini adalah Karawitan, Jathilan, dan Solawatan. Dari desa wisata Piton, para turis pun dapat menuju tempat wisata lain yaitu; Goa Gong, Goa Kalak, Pantai Klayar, dan Pantai Teleng Ria. Permasalahan dalam penelitian adalah bagaimana wujud Desa Wisata, peranan Desa Wisata dan perubahan sosial budaya masyarakat desa Piton Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan setelah menjadi desa wisata? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bentuk Desa Wisata, peranan desa wisata dalam mempertahankan budaya lokal dan perubahan budaya lokal yang terdapat di Desa Piton Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Pendekatan dalam penelitian adalah pendekatan metodologis yang menggunakan deskriptif kualitatif. Pendekatan deskriptif kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa tulisan atau kata-kata tertulis dari orang atau masyarakat dan perilaku yang diamati. perwujudan Desa Wisata Piton berupa penyediaan kamar untuk fasilitas live in, yang pusatnya di perumahan dusun Krajan Wetan. Pengurus desa wisata sebagian besar dari dusun Krajan Wetan. Peran masyarakat Desa Piton terhadap desa wisata diwujudkan dengan pelestarian alam yang indah, bersih dan aman. Hal ini disimbolkan dengan kata BERIMAN (bersih, indah, aman dan nyaman). Budaya lokal yang dimiliki Desa Piton tidak berubah secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan adanya budaya lokal sebelum dan sesudah desa Piton menjadi desa wisata. Budaya lokal desa Piton berasal dari tradisi jawa nenek moyang yang sampai sekarang masih seperti keasliannya. Perubahan sosial budaya tidak berubah secara signifikan karena terdapat kumpulan pengajian dan bentuk semacamnya. Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dan kegiatan itu masih tetap bertahan sampai sekarang. Upaya perangkat desa termasuk pengurus desa wisata Piton adalah dengan mendorong dan selalu menampilkan seni budaya lokal pada hari besar. Perangkat desa memberikan program Ing Ngarso Sung tulodho, yaitu segala bentuk contoh yang baik harus dimiliki oleh setiap warga, sehingga budaya lokal yang dipunyai tidak punah, Ing Madyo Mangun Karso,yaitu mempertahankan dan memperbaiki kehidupan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik dan Tut Wuri Handayani, yaitu mengedapankan sikap mandiri, mau belajar dan selalu menjadikan yang lebih baik. Program ini memberikan karakter dari seluruh warga Desa Piton itu sendiri. Adanya pengembangan Desa Piton sebagai desa wisata telah membawa perubahan pada masyarakat desa piton sendiri, sehingga sekarang masyarakat Desa Piton telah membuat lingkungan tempat tinggal serta kehidupan tardisional mereka sebagai lahan untuk membiayai kehidupan mereka dengan cara menyenwakan kamar dan tetap mempertahankan kebudayaaan semula hanya sebuah kebiasaan saja mendjadi sebuah aset wisata yang menjanjikan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Desa Wisata, Budaya Lokal, Peranan
    Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 09 May 2011 23:42
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:46

    Actions (login required)

    View Item