PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS LITERASI SAINS BERTEMA APLIKASI KONSEP ENERGI DALAM KEHIDUPAN

Amelia Cristina , 4201411023 (2015) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS LITERASI SAINS BERTEMA APLIKASI KONSEP ENERGI DALAM KEHIDUPAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS LITERASI SAINS BERTEMA APLIKASI KONSEP ENERGI DALAM KEHIDUPAN ) - Published Version
Download (7Mb)

    Abstract

    Kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah khususnya dalam bidang sains berdasarkan hasil studi PISA dan TIMSS. Salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah adalah melalui pendayagunaan bahan ajar. Bahan ajar memiliki peran yang penting dalam pembelajaran termasuk dalam pembelajaran terpadu. Namun dalam kenyataannya, bahan ajar IPA Terpadu yang beredar belum menunjukkan keseimbangan kategori literasi sains. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan bahan ajar IPA terpadu yang berbasis literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik, tingkat kelayakan, tingkat keterbacaan bahan ajar, dan peningkatan kemampuan literasi sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek uji coba skala kecil berjumlah 10 siswa kelas VIII, sedangkan subjek uji coba skala besar terdiri atas 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa sebagai kelas kontrol. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Dalam proses pembelajaran, kelas eksperimen menggunakan bahan ajar IPA terpadu berbasis literasi sains bertema aplikasi konsep energi dalam kehidupan, sedangkan kelas kontrol menggunakan bahan ajar IPA yang biasa digunakan di SMP Negeri 1 Cimanggu. Karakteristik bahan ajar yang dikembangkan memiliki empat aspek literasi sains yang dikemas dengan proporsi yang seimbang meliputi sains sebagai batang tubuh pengetahuan, sains sebagai cara untuk menyelidiki, sains sebagai cara berpikir, interaksi sains, teknologi, dan masyarakat. Masing-masing aspek literasi sains tertuang dalam fitur utama “Ayo Belajar!”, “Mencoba Yuk!”, “Ayo Berpikir Ilmiah!”, dan “Sains dalam Kehidupan” yang memenuhi perbandingan 2 : 1 : 1 : 1. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan bahan ajar yang dikembangkan sebesar 91,73% termasuk dalam kategori valid dan tingkat keterbacaan bahan ajar sebesar 91,51% termasuk dalam kategori bahan ajar mudah dipahami. Selain itu, peningkatan kemampuan literasi sains untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen sebesar 0,67 , sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,21. Hasil belajar ranah psikomotorik dan afektif kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: pengembangan, bahan ajar, literasi sains
    Subjects: Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 01 Feb 2016 06:11
    Last Modified: 01 Feb 2016 06:11

    Actions (login required)

    View Item