PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK SECARA TERTULIS MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA DONGENG PADA PESERTA DIDIK KELAS VII AISYAH SMPIT BINA AMAL GUNUNGPATI SEMARANG

Winda Hayu Pamungkas , 2101410091 (2015) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK SECARA TERTULIS MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA DONGENG PADA PESERTA DIDIK KELAS VII AISYAH SMPIT BINA AMAL GUNUNGPATI SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK SECARA TERTULIS MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA DONGENG PADA PESERTA DIDIK KELAS VII AISYAH SMPIT BINA AMAL GUNUNGPATI SEMARANG ) - Published Version
Download (9Mb)

    Abstract

    Latar belakang diadakannya penelitian di SMPIT Bina Amal Gunungpati yaitu pemecahan permasalahan yang dialami karena pembelajaran menyusun teks cerita pendek yang belum efektif. Peserta didik masih kesulitan dalam mengembangkan gagasan mereka untuk dituangkan dalam sebuah teks cerita pendek, kesulitan menyusun teks cerita pendek dengan memperhatikan struktur teks cerita pendek serta sikap dan perilaku yang ditunjukkan peserta didik selama proses pembelajaran kurang baik. Permasalahan yang dikaji yaitu, (1) kualitas proses pembelajaran, (2) peningkatan keterampilan menyusun teks cerita pendek, (3) perubahan sikap religi peserta didik selama pembelajaran, dan (4) perubahan sikap sosial peserta didik selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menyusun teks cerita pendek disertai dengan perubahan sikap dan perilaku peserta didik selama pembelajaran mencakup sikap religi dan sikap sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah kemampuan menyusun teks cerita pendek peserta didik kelas VII Aisyah SMPIT Bina Amal Gunungpati. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII Aisyah SMPIT Bina Amal Gunungpati. Peneliti memperoleh data dari teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa tes keterampilan menyusun teks cerita pendek. Teknik nontes diperoleh dari observasi, wawancara, jurnal peserta didik dan guru, dan dokumentasi foto. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan menyusun teks cerita pendek dapat ditingkatkan dengan menggunakan model discovery learning dan media dongeng. Secara proses, keberhasilan proses pembelajaran ini ditunjukkan dengan peningkatan keantusiasan peserta didik, keaktifan peserta didik, keinstensifan proses pembelajaran, kondisi kondusif peserta didik, dan sikap reflektif peserta didik yang terlihat perubahannya dari tahap siklus I ke tahap siklus II yang menunjukkan bahwa peserta didik sudah bisa menyesuaikan dengan kondisi pembelajaran. Peserta didik lebih antusias dan bersemangat dalam pembelajaran, peserta didik lebih aktif dalam diskusi, peserta didik lebih mandiri dan menjadikan proses menyusun teks cerita pendek berlangsung intensif, peserta didik mampu menciptakan kondisi yang kondusif saat presentasi hasil menyusun iii teks cerita pendek, dan peserta didik lebih reflektif setelah pembelajaran berlangsung. Hasil tes keterampilan juga menunjukkan adanya peningkatan, peningkatan tersebut ditunjukkan dengan peningkatan nilai pada tiap aspek. Nilai rata-rata tes keterampilan menyusun teks cerita pendek pada siklus I yang hanya memperoleh nilai rata-rata 1,85 mengalami peningkatan sebesar 1,48 atau 37,4% menjadi 3,28 pada siklus II. Selain itu, peningkatan juga terjadi pada sikap religius dan sikap sosial peserta didik. Sikap religius peserta didik pada siklus I ke siklus II meningkat 13,64% dari rata-rata 3,36 menjadi 3,90. Sedangkan sikap sosial peserta didik, pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 3,02 dengan kategori baik dan meningkat 14,2% menjadi rata-rata 3,59 atau kategori sangat baik. Perolehan hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran menyusun teks cerita pendek menggunakan model discovery learning dan media dongeng dapat dikatakan berhasil. Perilaku peserta didik dalam mengikuti pembelajaran menyusun teks cerita pendek menggunakan model discovery learning dan media dongeng mengalami perubahan kearah yang lebih positif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia untuk menggunakan model discovery learning dan media dongeng sebagai alternatif pembelajaran menyusun teks cerita pendek. Bagi praktisi pendidikan, disarankan agar melakukan penelitian lebih lanjut mengenai keterampilan menyusun teks cerita pendek dengan model, strategi, teknik, media atau metode yang lain agar memberikan alternatif dalam pembelajaran.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: menyusun teks cerita pendek secara tertulis, model discovery learning, media dongeng
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 28 Jan 2016 07:15
    Last Modified: 28 Jan 2016 07:15

    Actions (login required)

    View Item