PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WHOLE LANGUAGE DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA KELAS V SDN SEKARAN 02 SEMARANG


Tri Puji Lestari , 1401411495 (2015) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WHOLE LANGUAGE DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA KELAS V SDN SEKARAN 02 SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI   MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WHOLE LANGUAGE DENGAN  MEDIA AUDIOVISUAL   PADA KELAS V SDN SEKARAN 02 SEMARANG ]
Preview
PDF (PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WHOLE LANGUAGE DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA KELAS V SDN SEKARAN 02 SEMARANG ) - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

Pembelajaran menulis narasi merupakan pembelajaran yang menuntut siswa berkreatifitas dalam menyusun kata sesuai dengan ejaan dan tata bahasa yang benar. Hasil refleksi menunjukkan bahwa anak masih merasa kesulitan dalam membuat karangan narasi. Permasalahan tersebut diantaranya guru kurang dalam memberikan contoh kongkret, guru juga belum menggunakan media dan model inovatif dalam proses pembelajaran, keaktifan siswa kurang dan siswa masih kesulitan dalam mengembangkan imajinasi mereka, dan keterampilan menulis siswa masih dibawah KKM (62), hanya 28,57 % (8 dari 28 siswa) yang tuntas hasil belajarnya. Dari permasalahan tersebut maka ditentukan solusi dengan menerapkan model Whole Language dengan Audiovisual. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana cara meningkatkan keterampilan menulis narasi melalui model Whole Language dengan audiovisual pada siswa Kelas V SDN Sekaran Semarang.Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan menulis, keterampilan guru, dan aktivitas siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus dan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas V yang berjumlah 28 siswa. Variabel penelitian ini adalah keterampilan menulis, keterampilan guru, dan aktivitas siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan Non tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan setiap variabel pada setiap siklusnya, setiap siklus terdiri dari satu pertemuan. Tingkat pencapaian keterampilan guru di siklus I skor 21 dengan kategori cukup, siklus II skor 26 dengan kategori baik dan siklus III skor 34 dengan kategori sangat baik. Tingkat pencapaian aktivitas siswa di siklus I skor 19,27 dengan kategori cukup, siklus II skor 24,75 dengan kategori baik dan siklus III skor 29,61 dengan kategori sangat baik. Tingkat pencapaian keterampilan menulis siswa di siklus I adalah 30,15% dengan kategori cukup, siklus II sebesar 46,43% dengan kategori tinggi dan siklus III sebesar 85,71%dengan kategori sangat tinggi. Simpulan penerapan model pembelajaran Whole Language dengan media Audiovisual dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi di kelas V SDN Sekaran 02 Semarang. Saran model Whole Language dengan Audiovisual dapat digunakan sebagai salah satu cara meningkatkan keterampilan menulis narasi pada siswa, keterampilan guru dan aktivitas siswa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Audiovisual, keterampilan menulis; narasi; Whole Language
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 28 Jan 2016 11:43
Last Modified: 28 Jan 2016 11:43
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/23231

Actions (login required)

View Item View Item