KEMAMPUAN GURU MELAKSANAKAN KEGIATAN EKSPLORASI ELABORASI DAN KONFIRMASI DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KTSP DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG

ASTIN DWI SETYASIH , 1401411129 (2015) KEMAMPUAN GURU MELAKSANAKAN KEGIATAN EKSPLORASI ELABORASI DAN KONFIRMASI DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KTSP DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KEMAMPUAN GURU MELAKSANAKAN KEGIATAN EKSPLORASI ELABORASI DAN KONFIRMASI DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KTSP DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG ) - Published Version
Download (1992Kb)

    Abstract

    Berdasarkan observasi yang telah dilakukan oleh peneliti masih banyak guru yang melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dengan seadanya saja tanpa memperhatikan syarat pelaksanaan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi. Peneliti berupaya untuk melakukan survei dan mendeskripsikan secara rinci bagaimana kemampuan guru melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dalam pembelajaran Tematik berbasis KTSP di sekolah dasar kecamatan Mijen kota Semarang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dalam pembelajaran Tematik berbasis KTSP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dalam pembelajaran tematik berbasis KTSP. Peneliti menggunakan metode survei yang dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan. Peneliti melakukan observasi pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru selama tiga kali pertemuan. Observasi dilakukan selama tiga kali pertemuan agar hasil data yang didapatkan lebih paten dan maksimal. Subjek penelitian adalah guru kelas I, II dan III di sekolah dasar kecamatan Mijen kota Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, interviu, angket, catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data oleh peneliti dapat diperoleh data dari lima sekolah dasar, jumlah persentase penampakan indikator terbanyak ada pada SDN Ngadirgo 01 dengan jumlah 91,2%. Pada posisi kedua ada SDN Jatisari dengan jumlah persentase 86,9%. Pada posisi ketiga ada SDN Tambangan 01 dengan persentase 81,2%. Pada posisi keempat dengan persentase 79,7% yaitu SDN Ngadirgo 03 dan SDN Cangkiran 01 menampakkan indikator paling sedikit dengan persentase 66,5%. Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar guru telah melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dengan sangat baik jika dilihat secara umum. Namun, jika dilihat dari masing-masing indikator, akan terlihat bahwa beberapa indikator mendapatkan jumlah persentase yang sangat rendah. Indikator dengan persentase terendah adalah pada kegiatan elaborasi indikator ke-8. Untuk menanggulangi hal tersebut, kepala sekolah dapat memberikan berbagai pengarahan kepada guru terkait dengan pentingnya pelaksanaan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dalam pembelajaran, sehingga guru bisa lebih maksimal dalam melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: eksplorasi, elaborasi, konfirmasi, tematik, KTSP
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 28 Jan 2016 06:20
    Last Modified: 28 Jan 2016 06:20

    Actions (login required)

    View Item