KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING ( CPS ) BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII MATERI KUBUS DAN BALOK

Fitriana Mustika Rahayu , 4101410038 (2014) KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING ( CPS ) BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII MATERI KUBUS DAN BALOK. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING ( CPS ) BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII MATERI KUBUS DAN BALOK ) - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Matematika yang bersifat abstrak menyebabkan banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam mempelajari dan menyelesaikan soal matematika. Penyebab lainnya adalah karena pembelajaran matematika kurang inovatif dan peserta didik kurang diberikan kesempatan untuk mengkonstruksi sendiri ideidenya. Adapun permasalahan yang akan dibahas adalah apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang memperoleh pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan CD pembelajaran dengan peserta didik yang memperoleh pembelajaran ekspositori pada materi Kubus dan Balok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Juwana Kab. Pati tahun pelajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini diambil secara acak dan terpilih kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen menggunakan pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan CD pembelajaran, dan kelas VIII-A sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran ekspositori. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji proporsi, dan uji perbedaan dua rata-rata, sebelumnya akan di uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan analisis hasil penelitian, diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki rata-rata kemampuan pemecahan masalah berturut-turut 82,04 dan 75,18 . Berdasarkan uji hipotesis I, uji ketuntasan klasikalnya diperoleh , ini berarti siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan uji hipotesis II diperoleh , ini berarti bahwa ratarata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Simpulan dari hasil penelitian dan pembahasan adalah sebagai berikut, Kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar dan rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Maka pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan CD pembelajaran lebih efektif daripada pembelajaran ekspositori

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), CD Pembelajaran, kemampuan pemecahan masalah
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 28 Jan 2016 05:34
    Last Modified: 28 Jan 2016 05:34

    Actions (login required)

    View Item