KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII

Wachyu Sektiyono , 4101407101 (2014) KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII ) - Published Version
Download (5Mb)

    Abstract

    Matematika memiliki karakteristik sebagai mata pelajaran dengan objek yang bersifat abstrak. Seorang guru di kelas dituntut untuk melakukan inovasiinovasi dalam pembelajaran yang produktif. Saat ini telah banyak digunakan berbagai inovasi model pembelajaran diantaranya adalah Group Investigation. Salah satu aspek penting yang termuat dalam tujuan pembelajaran matematika adalah kemampuan pemecahan masalah matematika. Kemampuan pemecahan masalah siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektitan model pembelajaran tipe Group Investigation terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas VII. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu dengan membagi sampel ke dalam dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dikenai model pembelajaran tipe Group Investigation. Sedangkan kelas kontrol dikenai model pembelajaran yang biasa diterapkan pada kelas tersebut dan bukan model pembelajaran tipe Group Investigation. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Purwonegoro Tahun Ajaran 2013/2014 yang terdiri dari sembilan kelas. Sampel dalam penelitian ini diambil secara random sampling. Dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji kesamaan rata-rata dari data awal diperoleh bahwa kedua kelas tersebut memiliki dari kondisi awal yang sama. Berdasarkan uji normalitas dan uji homogenitas data hasil tes kemampuan pemecahan masalah kedua kelas sampel, diperoleh bahwa data kedua kelompok tersebut normal dan homogen. Selanjutnya berdasarkan uji satu pihak diperoleh bahwa siswa kelas eksperimen belum mencapai ketuntasan belajar individual. Berdasarkan uji proporsi diperoleh bahwa eksperimen belum mencapai ketuntasan belajar klasikal. Berdasarkan uji kesamaan rata-rata, dan maka rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas eksperimen tidak lenih baik dari rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas kontrol. Disimpulkan bahwa model pembelajaran tipe Group Investigation belum efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas VII. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan kepada guru matematika agar tidak menggunakan model pembelajaran tipe Group Investigation untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas VII.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran, Group Investigation
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 28 Jan 2016 05:09
    Last Modified: 28 Jan 2016 05:09

    Actions (login required)

    View Item