PENGEMBANGAN ANTOLOGI GEGURITAN REMAJA SEBAGAI BAHAN AJAR PADA SISWA SMP KELAS VII

Susi Susanti , 2601411058 (2015) PENGEMBANGAN ANTOLOGI GEGURITAN REMAJA SEBAGAI BAHAN AJAR PADA SISWA SMP KELAS VII. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (1681Kb)

    Abstract

    Membaca indah geguritan merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa SMP Kelas VII. Pernyataan tersebut tercantum dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Adanya kompetensi dasar tersebut, menuntut siswa untuk mampu membaca geguritan dengan baik. Akan tetapi, faktanya tidak demikian, keterampilan membaca indah geguritan siswa kelas VII masih rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah ketidakpahaman siswa terhadap isi geguritan yang dibaca. Padahal, untuk dapat membaca geguritan dengan baik, siswa harus memhami isi geguritan telebih dahulu. Faktor yang membuat siswa tidak paham terhadap isi geguritan yaitu karena geguritan yang digunakan tidak sesuai dengan kriteria geguritan remaja. Ketidaksesuaian tersebut baik dalam aspek bahasa, bentuk, tema, amanat serta kesesuaian dengan usia psikologis pembaca. Dengan demikian perlu adanya geguritan yang sesuai untuk siswa SMP Kelas VII. Berdasarkan uraian tersebut, masalah yang menjadi fokus penelitian ini adalah bagaimana kebutuhan guru dan siswa terhadap antologi geguritan remaja dan bagaimana prototipe antologi geguritan remaja berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli desain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan guru dan siswa terhadap antologi geguritan remaja sebagai bahan ajar membaca indah geguritan dan mengetahui bagaimana prototipe antologi geguritan remaja tersebut berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli desain. Penelitian ini mengunakan desain penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian diawali dengan mengumpulkan data kebutuhan guru dan siswa terhadap antologi geguritan remaja serta data berupa geguritan. Langkah berikutnya adalah menganalisis geguritan dan memilih geguritan yang sesuai dengan kriteria geguritan remja. Proses berikutnya yaitu menghimpun geguritan menjadi antologi geguritan. Antologi geguritan kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli desain. Hasil dari validasi ahli berupa saran perbaikan dijadikan acuan untuk memperbaki antologi geguritan remaja sehingga layak dijadikan bahan ajar untuk siswa SMP kelas VII. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa produk antologi geguritan remaja. Antologi geguritan remaja tersebut terdiri atas 22 geguritan yang sesuai kebutuhan dan keinginan siswa serta memenuhi syarat kriteria geguritan remaja yaitu bertema keluarga, guru, alam, dan budaya. Selain itu, geguritan juga bersifat transparan, naratf dan jenaka. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, guru disarankan untuk menggunakan produk antologi geguritan remaja sebagai bahan ajar pada siswa SMP kelas VII. Selain itu, guru disarankan lebih memperhatikan bahasa yang digunakan dalam geguritan yang digunakan sebagai bahan ajar untuk menunjang peningkatan keterampilan siswa dalam membaca indah geguritan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: geguritan remaja, membaca indah geguritan, bahan ajar.
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Javanese Language and Literature
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
    Depositing User: dina perpustakaan
    Date Deposited: 25 Jan 2016 11:43
    Last Modified: 25 Jan 2016 11:43

    Actions (login required)

    View Item