PENGEMBANGAN MATERI TRADISI MUNGGAH MOLO BERBASIS AUDIO VISUAL SEBAGAI PEMBELAJARAN BERCERITA ADAT ISTIADAT KELAS IX SMP DI KABUPATEN PEKALONGAN

Tri Purnamasari , 2601411056 (2015) PENGEMBANGAN MATERI TRADISI MUNGGAH MOLO BERBASIS AUDIO VISUAL SEBAGAI PEMBELAJARAN BERCERITA ADAT ISTIADAT KELAS IX SMP DI KABUPATEN PEKALONGAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (1109Kb)

    Abstract

    Pembelajaran bahasa Jawa mencakup empat keterampilan berbahasa yaitu berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis. Pada mata pelajaran bahasa Jawa di SMP kelas IX semester satu terdapat kompetensi bercerita adat istiadat. Pembelajaran bercerita adat istiadat di sekolah merupakan salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan jawa. Di Pekalongan terdapat adat Munggah Molo, adat tersebut belum pernah diangkat menjadi materi pembelajaran di sekolah. Hal inilah yang mendorong perlunya dikembangkan adat Munggah Molo sebagai materi pembelajaran bercerita adat istiadat. Berdasarkan uraian di atas, permasalahan mendasar dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimana kebutuhan guru dan siswa terhadap audio visual adat Munggah Molo, (2) bagaimana prototipe terhadap pengembangan audio visual adat Munggah Molo, dan (3) bagaimana validasi produk audio visual adat Munggah Molo.Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kebutuhan guru dan siswa terhadap audio visual adat Munggah Molo , (2) menyusun prototipe terhadap audio visual materi adat Munggah Molo , dan (3) memperoleh hasil validasi audio visual adat Munggah Molo. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dilakukan secara terbatas, antara lain (1) pengumpulan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, dan (5) revisi desain. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi, wawancara, angket kepada guru dan siswa, dan angket uji ahli. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini adalah deskripstif kualitatif. Hasil penelitian ini terdiri dari (1) Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru dan siswa membutuhkan ragam krama sebagai bahasa pengantar media adat Munggah Molo dan durasi waktu yang dibutuhkan sekitar 5-10 menit, (2) Prototipe awal audio visual materi adat Munggah Molo untuk kelas IX SMP di Kabupaten Pekalongan, terdiri dari tiga bagian yaitu bagian awal, bagian isi video, dan bagian akhir. Bagian awal terdiri logo unnes, identitas penulis, judul media, kalimat pembuka dan KD. Bagian isi terdiri dari rangkaian video adat Munggah Molo. Bagian akhir video terdiri dari kalimat penutup dan soal evaluasi, (3) Pada validasi prototipe materi adat Munggah Molo terdapat beberapa saran perbaikan dari para ahli, (4) Perbaikan yang dilakukan meliputi perubahan jenis huruf, kombinasi warna pada cover, dan penulisan kata. Saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian adalah materi adat Munggah Molo dapat digunakan sebagai media pengenalan adat istiadat yang ada di daerah Pekalongan dalam pembelajaran bercerita adat istiadat.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: berbicara, materi ajar, audio visual, munggah molo
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Sastra
    M Music and Books on Music > M Music
    N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
    P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Javanese Language and Literature
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
    Depositing User: dina perpustakaan
    Date Deposited: 25 Jan 2016 11:53
    Last Modified: 25 Jan 2016 11:53

    Actions (login required)

    View Item