KOMPARASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII MATERI BANGUN RUANG ANTARA PEMBELAJARAN CPS DAN PP

Moh. Firman Amardani Saputra , 4101410004 (2014) KOMPARASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII MATERI BANGUN RUANG ANTARA PEMBELAJARAN CPS DAN PP. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KOMPARASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII MATERI BANGUN RUANG ANTARA PEMBELAJARAN CPS DAN PP) - Published Version
Download (6Mb)

    Abstract

    Pemecahan masalah sebagai kegiatan inti dalam pembelajaran matematikabelum menunjukkan keberhasilan pencapaian hasil belajar yang signifikan. Terbukti dari banyaknya siswa yang belum mencapai KKM pada berbagai tes matematika. Ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa masih rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu dengan menentukan strategi, pendekatan, maupun model pembelajaran yang tepat. Beberapa ahli merekomendasikan berbagai model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa, diantaranya adalah model pembelajaran Creative Problem Solving(CPS) dan Problem Posing(PP).Uraian di atas memotivasi peneliti melakukan komparasi kemampuan pemecahan masalah siswa antara pembelajaran dengan CPS, PP dan pembelajaran langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) apakah hasil tes kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran CPS maupun PP mencapai ketuntasan klasikal; (2) apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa antara kelas dengan pembelajaran CPS, PP dan pembelajaran langsung; (3) apakah kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran CPS maupun PP lebih daripada siswa dengan pembelajaran langsung; dan (4) apakah kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajaran CPS lebih daripada pembelajaran PP. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Magelang. Dengan teknik purposive sampling, terpilih siswa dari tiga kelas sebagai kelas eksperimen 1, eksperimen 2, dan kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas, ANAVA, post-hoc, uji kesamaan dua rata-rata, dan uji proporsi. Berdasarkan analisis hasil teskemampuan pemecahan masalah pada ketiga kelas sampel,disimpulkan bahwa (1) siswadengan pembelajaran PP mencapai ketuntasan klasikal, sedangkan kelas dengan pembelajaran CPSbelum; (2)terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa pada ketiga kelas sampel tersebut; (3)pada aspek kemampuan pemecahan masalah, siswa dengan pembelajaran CPS dan PP lebih unggul daripada siswa dengan pembelajaran langsung, dan (4) siswa dengan pembelajaran PP lebih unggul daripada siswa dengan pembelajaran CPS

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Creative Problem Solving; kemampuan pemecahan masalah; komparasi; Problem Posing
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 25 Jan 2016 06:35
    Last Modified: 25 Jan 2016 06:35

    Actions (login required)

    View Item