EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN BUKU SAKU PADA HASIL BELAJAR KIMIA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA SMAN 1 AMBARAWA

ERSA ERFAWAN , 4301410066 (2014) EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN BUKU SAKU PADA HASIL BELAJAR KIMIA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA SMAN 1 AMBARAWA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERBANTUAN BUKU SAKU PADA HASIL BELAJAR KIMIA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN SISWA SMAN 1 AMBARAWA) - Published Version
Download (3225Kb)

    Abstract

    Model Creative Problem Solving (CPS) adalah suatu model pembelajaran yang menekankan pada pengajaran dan keterampilan pemecahan masalah, yang diikuti dengan penguatan keterampilan. Model pembelajaran ini menekankan pada kreatifitas siswa dalam menghubungkan, memecahkan, mengevaluasi, menganalisis dan menyelesaikan soal-soal kimia melalui ide-ide yang muncul dalam diskusi kelompok. Melalui metode ini siswa akan aktif dan membuka pikiran seluas-luasnya melalui ide-ide tentang penyelesaian masalah atau soal-soal yang diberikan. Proses CPS diawali dengan identifikasi masalah, selanjutnya identifikasi alternatif solusi, lalu memilih solusi yang terbaik. Selanjutnya realisasi solusi dan evaluasi. Pendekatan ini sangat dapat diterapkan di setiap sektor kehidupan, apalagi dalam mempelajari kimia. Hal yang paling penting adalah bagaimana menerapkannya dalam dunia pendidikan agar siswa dapat merespon secara kreatif masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran (CPS) berbantuan buku saku pada hasil belajar kimia siswa materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Sedangkan desain penelitian ini adalah post test only control design. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen 80,48 mencapai ketuntasan belajar klasikal dan kelompok kontrol 76,18 belum mencapai ketuntasan belajar klasikal. Berdasarkan hasil uji t ketuntasan belajar kedua kelompok mencapai ketuntasan belajar populasi. Pada uji perbedaan dua rata-rata satu pihak diperoleh thitung sebesar 4,125 lebih tinggi dari t(0,95)(78) sebesar 1,67 menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Keefektifan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan buku saku pada hasil belajar kimia siswa SMA materi kelarutan dan hasil kali kelarutan ditunjukan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol, hasil belajar, ketuntasan hasil belajar kognitif telah mencapai ketuntasan klasikal, dan hasil belajar afektif dan psikomotorik kelompok eksperimen lebih besar dibanding kelompok kontrol

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembelajaran; efektifitas; model CPS; buku saku
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QD Chemistry
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Kimia, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 25 Jan 2016 06:02
    Last Modified: 25 Jan 2016 06:02

    Actions (login required)

    View Item