PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KEMBALI DONGENG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MEDIA GAMBAR SERI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMPN 2 GEBOG KABUPATEN KUDUS

Dewi Lestari , 2101411164 (2015) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KEMBALI DONGENG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MEDIA GAMBAR SERI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMPN 2 GEBOG KABUPATEN KUDUS. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (3673Kb)

    Abstract

    Berdasarkan hasil observasi awal keterampilan menulis kembali dongeng pada peserta didik kelas VII D SMPN 2 Gebog masih tergolong rendah karena belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75. Permasalahan yang menyebabkan rendahnya keterampilan menulis kembali dongeng peserta didik di antaranya: peserta didik kesulitan dalam mengembangkan idesehingga dongeng yang dihasilkan peserta didik belum maksimal, peserta didik kesulitan dalam mengingat-ingat peristiwa dan hasil tes awal menunjukkan rata-rata di bawah KKM. Untuk mengatasi rendahnya kemampuan peserta didik dalam menulis kembali dongeng, peneliti memberikan solusi dengan menggunakan model pembelajaran langsung dengan media gambar seri. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) bagaimanakah proses pembelajaran keterampilan menulis kembali dongeng setelah menggunakan model pembelajaran langsung dengan media gambar seri pada peserta didik kelas VII D SMPN2 Gebog, (2) bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis kembali dongeng setelah menggunakan model pembelajaran langsungdengan media gambar seri pada peserta didik kelas VII D SMPN2 Gebog (3) bagaimanakah perubahan perilaku peserta didik dalam mengikuti keterampilan menulis kembali dongeng menggunakan model pembelajaran langsung dengan media gambar seri pada peserta didik kelas VII D SMPN 2 Gebog. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah keterampilan menulis kembali dongeng. Penelitian ini terdiari atas dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Tes berupa menulis kembali dongeng, sedangkan nontes berupa observasi, wawancara, jurnal, dan dokumentasi foto. Analisis data meliputi data kuantitatif dan data kualitatif. Pada proses pembelajaran keterampilan menulis kembali dongeng, guru juga melakukan perbaikan dari siklus I ke siklus II untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan (1) proses pembelajaran menulis kembali dongeng menggunakan model pembelajaran langsung dengan media gambar seri pada siklus I dan siklus II berlangsung cukup baik, dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup sesuai dengan rencana pembelajaran dan terjadi peningkatan, yaitu suasana kelas kondusif siklus I sebesar 70,96 % mengalami peningkatan menjadi 83,87%, keintensifan reaksi dan respon siklus I sebesar 74,19% keintensifan reaksi dan respon, dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 87,09%, keintensifan interaksi dan kerjasama siklus I 83,97% menjadi 90,32%, kekondusifan peserta didik siklus I 80,64% mengalami peningkatan menjadi 90,32%, dan terbangunya suasana reflektif siklus I 83,87% mengalami peningkatan menjadi 96,77%.(2) nilai tes menulis kembali dongeng peserta didik, pada sikus II mengalami peningkatan rata-rata nilai kelas sebesar 84,19 atau meningkat sebesar 10,32 atau sebesar 13,87% dari nilai rata-rata 73,87 pada siklus I (3) perubahan perilaku peserta didik ke arah positif. Berdasarkan hasil siklus I masih ada peserta didik yang menunjukan perilaku negatif, yaitu kurang antusias, kurang aktif, dan tidak mendengarkan penjelasan guru. Pada siklus II perilaku peserta didik mengalami perubahan. Peserta didik sudah antusias mengikuti pembelajaran, aktif dalam bertanya hal-hal yang kurang dimengerti, dan mendengarkan penjelasan dari guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan kepada guru pelajaran Bahasa Indonesia dalam mempelajarkan menulis kembali dongeng menerapakan model dan pemilihan media pembelajaran yang tepat agar peserta didik merasa senang, tertarik dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Bagi praktisi atau peneliti di bidang pendidikan dapat melakukan penelitian yang serupa dengan menggunakan model pembelajaran dan media yang berbeda sehingga didapatkan berbagai alternatif model dan media lain dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: menulis kembali, dongeng, model pembelajaran langsung, media gambar seri.
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
    Depositing User: dina perpustakaan
    Date Deposited: 22 Jan 2016 06:53
    Last Modified: 22 Jan 2016 06:53

    Actions (login required)

    View Item