PENERAPAN ALGORITMA PRIM DAN KRUSKAL PADA JARINGAN DISTRIBUSI AIR PDAM TIRTA MOEDAL CABANG SEMARANG UTARA

Umi Latifah , 4111410035 (2014) PENERAPAN ALGORITMA PRIM DAN KRUSKAL PADA JARINGAN DISTRIBUSI AIR PDAM TIRTA MOEDAL CABANG SEMARANG UTARA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENERAPAN ALGORITMA PRIM DAN KRUSKAL PADA JARINGAN DISTRIBUSI AIR PDAM TIRTA MOEDAL CABANG SEMARANG UTARA) - Published Version
Download (1879Kb)

    Abstract

    Teori graf sebagai salah satu cabang matematika sebenarnya sudah ada sejak lebih dari dua ratus tahun yang silam. Jurnal pertama tentang teori graf muncul pada tahun 1736, oleh matematikawan terkenal dari Swiss bernama Euler. Puluhan tahun terakhir ini teori graf mengalami perkembangan pesat. Dalam kehidupan sehari-hari terdapat permasalahan mengenai optimasi yang dapat diselesaikan menggunakan pohon rentang minimum, atau dikenal dengan istilah Minimum Spanning Tree (MST). Misalnya masalah mencari jarak terpendek, biaya termurah, dan tenaga seminimal mungkin dalam pembangunan jalan, jaringan telepon kabel, maupun jaringan listrik. Permasalahan dalam penelitian adalah: 1) Bagaimana penyelesaian optimal pendistribusian air PDAM Tirta Moedal Cabang Semarang Utara dengan menggunakan Algoritma Prim dan Kruskal. 2) Bagaimana visualisasi model pendistribusian air PDAM Tirta Moedal Cabang Semarang Utara dengan menggunakan program MATLAB. Data yang diperoleh yaitu gambar peta jalur distribusi pipa PDAM Tirta Moedal Cabang Semarang Utara dan jarak atau panjang pipa yang digunakan untuk distribusi air di wilayah tersebut. Dalam hal ini jalur distribusi pipa hanya sampai pada ujung jalan yang menuju pelanggan, tidak sampai langsung kepada pelanggan. Berdasarkan data yang diperoleh kemudian ditulis dalam bentuk tabel, gambar, dan mencari pohon rentang minimum dari jalur distribusi pipa PDAM Tirta Moedal Cabang Semarang Utara dengan algoritma Prim dan Kruskal yang kemudian divisualisasikan dengan program MATLAB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total panjang pipa minimum yang dihasilkan dengan algoritma Prim dan Kruskal yaitu 24.365 m. Begitupula aplikasi menggunakan program MATLAB memberikan hasil yang sama. Hasil tersebut dihasilkan dengan menjumlahkan bobot pada sisi-sisi yang terpilih dan membentuk pohon rentang minimum. Dari kedua cara tersebut manghasilkan total panjang pipa minimum yang sama. Dengan demikian PDAM Tirta Moedal Cabang Semarang Utara dapat menghemat pipa sepanjang 12.735 m dari total panjang pipa terpasang yaitu 37.100 m. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan untuk penelitian-penelitian selanjutnya yang mengkaji pohon rentang minimum dapat mencoba software komputer yang lain sehingga dapat menambah pengetahuan tentang software-software komputer yang dapat menyelesaikan permasalahan pohon rentang minimum.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Algoritma Prim dan Kruskal, Minimum Spanning Tree, MATLAB
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 21 Jan 2016 05:50
    Last Modified: 21 Jan 2016 05:50

    Actions (login required)

    View Item