PENGEMBANGAN FUNNY BIOLOGY MODULE BERBASIS JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) SISTEM PENCERNAAN

Anita Safarini , 4401407030 (2014) PENGEMBANGAN FUNNY BIOLOGY MODULE BERBASIS JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) SISTEM PENCERNAAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENGEMBANGAN FUNNY BIOLOGY MODULE BERBASIS JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) SISTEM PENCERNAAN) - Published Version
Download (10Mb)

    Abstract

    Kendala dalam proses pembelajaran yang dialami oleh siswa, yaitu kurangnya bahan ajar/modul yang dapat menarik minat mereka untuk belajar, modul yang menyenangkan dan sesuai dengan umur mereka saat ini, yaitu mulai dari sampul yang menarik, bahasa yang digunakan dalam penyampaian materi, dan juga harus sesuai dengan kurikulum. Materi sistem pencernaan bersifat abstrak juga menjadi salah satu masalah, pada dasarnya materi langsung berkenaan dengan kehidupan anak, karena dialami secara langsung setiap hari. Siswa perlu inovasi dalam pembelajaran sehingga dapat mendorong siswa untuk menerapkan konsep biologi dalam kehidupan sehari-hari. Siswa butuh bahan ajar yang menarik sehingga dapat menarik minat siswa untuk membaca. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui prototipe Funny Biology Module berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS) Sistem Pencernaan, dan efektivitas pengggunaan Funny Biology Module berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS) Sistem Pencernaan di SMP Nurul Ulum Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian riset dan pengembangan (Research and Development). Penelitian dilaksanakan di SMP Nurul Ulum Semarang dengan menggunakan siswa kelas VIII A dan VIII B sebagai subjek penelitian. Data penelitian meliputi hasil analisis kebutuhan bahan ajar, penilaian kelayakan modul, hasil belajar, penilaian aktivitas siswa, serta tanggapan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian hasil pengembangan modul lolos penilaian oleh pakar materi, pakar media, dan pakar JAS. Berdasarkan uji coba pemakaian modul menunjukkan bahwa hasil belajar kelas uji lebih tinggi dibanding kelas kontrol yaitu ketuntasan klasikal kelas uji mencapai 90%, sedangkan kelas kontrol 70%. Aktivitas siswa menunjukkan ≥80% siswa memiliki tingkat keaktifan aktif dan sangat aktif. Tanggapan siswa dan guru terhadap modul sangat baik. Simpulan yang dapat diambil yaitu: 1) Hasil belajar kelas uji lebih baik dibanding kelas kontrol, 2) Hasil pencapaian tingkat ketuntasan belajar secara klasikal 90% siswa mencapai KKM (70), 3) Hasil tingkat keaktifan siswa secara klasikal menunjukkan ≥80% siswa dikategorikan aktif dan sangat aktif, dan 4) Tanggapan guru dan siswa secara klasikal 100% guru dan siswa memberi tanggapan baik dan sangat baik.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Funny Biology Module, pendekatan JAS, sistem pencernaan.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Q Science > QM Human anatomy
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Biologi, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 15 Jan 2016 07:48
    Last Modified: 15 Jan 2016 07:48

    Actions (login required)

    View Item