MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN ORIGAMI PADA ANAK KELOMPOK A ROUDLOTUL ATHFAL (RA) AL-IKHLAS SEMARANG BARAT

Rully Kusumastuti , 1601911005 (2014) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN ORIGAMI PADA ANAK KELOMPOK A ROUDLOTUL ATHFAL (RA) AL-IKHLAS SEMARANG BARAT. Under Graduates thesis, UNNES.

[img]
Preview
PDF (MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN ORIGAMI PADA ANAK KELOMPOK A ROUDLOTUL ATHFAL (RA) AL-IKHLAS SEMARANG BARAT ) - Published Version
Download (11Mb)

    Abstract

    Pendidikan untuk anak usia dini merupakan pendidikan yang ditunjukkan untuk anak usia 0-8 tahun, salah satu strategi yang dapat digunakan pendidik untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini adalah melalui melipat kertas atau origami. Guru hendaknya memilih kegiatan yang tepat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak salah satunya dengan meningkatkan kemampuan melipat kertas. Kemampuan melipat kertas yang rendah menjadi masalah yang dihadapi guru di kelompok A RA. Al-Ikhlas Semarang Barat. Berdasarkan kondisi tersebut rumusan masalah yang dipaparkan dalam penulisan ini bagaimana meningkatkan keterampilan motorik halus melalui kegiatan origami di kelompok A RA. Al –Ikhlas Semarang Barat, dan seberapa besar pengaruh kegiatan origami terhadap peningkatan keterampilan motorik halus anak di kelompok A RA. Al - Ikhlas Semarang Barat. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdapat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data adalah siswa Kelompok A RA Al-Ikhlas, Semarang melalui kegiatan pembelajaran yang lebih menarik seperti melipat kertas dan melipat berbagai macam lipatan kertas. yang disesuaikan dengan tema sebagai sumber belajar terbukti mampu meningkatkan kemampuan melipat kertas pada anak, yaitu terlihat dari lembar data hasil pengamatan pada saat kegitan pembelajaran dengan melipat kertas yang berlangsung. Hasil penelitian siklus I diperoleh hasil 57% peningkatan kemampuan berhitung permulaan dan pada siklus II diperoleh hasil 80% peningkatan kemampuan melipat kertas, dengan hasil tersebut menujukkan bahwa penelitian ini berhasil karena telah mencapai target indikator penelitian sebesar 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan kegiatan melipat kertas (origami) sebagai sumber belajar dapat dikatakan berhasil dalam rangka meningkatkan keterampilan motorik halus anak-anak. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan pada semua guru dapat memberikan kegiatan melipat kertas/ origami pembelajaran permulaan yang menarik dan menyenangkan anak. Guru juga hendaknya mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan bagi anak. Kata kunci: Melipat kertas, Kreativitas dan berkarya seni

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: : Melipat kertas, Kreativitas dan berkarya seni
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Teknologi Pendidikan, S1
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD (S1)
    Depositing User: khomirah upt unnes
    Date Deposited: 07 Jan 2016 08:00
    Last Modified: 07 Jan 2016 08:00

    Actions (login required)

    View Item