PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS V SDN KALIBANTENG KIDUL 02 SEMARANG

IRMA LUTHFI AINI, 1401410406 (2014) PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS V SDN KALIBANTENG KIDUL 02 SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS V SDN KALIBANTENG KIDUL 02 SEMARANG) - Submitted Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Hasil pengamatan pembelajaran di kelas V SDN Kalibanteng Kidul 02 Semarang menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran IPA sebagai berikut, guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif, guru belum menggunakan media yang optimal, minimnya aktivitas siswa dalam pembelajaran, siswa putra dan putri merasa malu dan tidak mau jika dipasangkan dalam kelompok belajar, serta hasil belajar siswa rendah dalam pembelajaran IPA. Guna meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas tersebut peneliti menerapkan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah penerapan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, serta hasil belajar dalam pembelajaran IPA kelas V SDN Kalibanteng Kidul 02 Semarang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru, aktivitas belajar, serta hasil belajar siswa kelas V SDN Kalibanteng Kidul 02 Semarang melalui penerapan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang dilalui yaitu perencanaan, pelaksanakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Kalibanteng Kidul 02 Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Keterampilan guru siklus I mendapatkan skor rata-rata 32 kategori baik, dan pada siklus II skor 39 kategori sangat baik. (2) Aktivitas siswa siklus I mendapatkan skor rata-rata 29 kategori baik, dan pada siklus II skor 37,5 kategori sangat baik (3) Ketuntasan belajar klasikal siswa siklus I 70% meningkat pada siklus II menjadi 83,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Berdasarkan simpulan tersebut, saran peneliti adalah: model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual dapat memfasilitasi siswa belajar, meningkatkan keaktifan siswa dan menarik perhatian siswa melalui media yang menarik sehingga sangat baik jika diterapkan dalam pembelajaran IPA.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: kualitas pembelajaran ipa, make a match, media audio visual.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: radi perpustakaan unnes
    Date Deposited: 12 Jan 2016 06:14
    Last Modified: 12 Jan 2016 06:14

    Actions (login required)

    View Item