PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS MELALUI MODEL JIGSAW DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS IV SDN KALIBANTENG KIDUL 02 KOTA SEMARANG

Anip Obayati , 1401411551 (2015) PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS MELALUI MODEL JIGSAW DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS IV SDN KALIBANTENG KIDUL 02 KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2712Kb)

    Abstract

    Pembelajaran IPS bertujuan untuk membina anak didik menjadi warga negara yang baik, yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian sosial yang berguna bagi dirinya serta bagi masyarakat dan Negara. Tujuah IPS belum tercapai dikarenakan guru belum membentuk kelompok yang menumbuhkan sikap gotong royong, guru belum memberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat, guru dalam memanfaatkan media pembelajaran dan memberikan penguatan belum optimal. Siswa kurang aktif dan keterampilan berkomunikasi kurang, rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kurang serta belum adanya sikap saling ketergantungan positif pada siswa. Hal tersebut menyebabkan hasil ulangan rendah. Nilai terendah adalah 20 dan nilai tertinggi 90, dengan rata-rata kelas 62,8. Siswa yang tuntas sebesar 39,47% dan siswa tidak tuntas sebesar 60,53% dengan KKM 65. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di kelas IV yaitu melalui penerapan model jigsaw dengan media audio visual. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana cara meningkatkan kualitas pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN Kalibanteng Kidul 02 Kota Semarang?. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN Kalibanteng Kidul 02 Kota Semarang? Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, masing-masing terdiri dari satu pertemuan. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN Kalibanteng Kidul 02 Kota Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 23 dengan kategori baik, siklus II memperoleh skor 27 dengan kategori baik dan pada siklus III memperoleh skor 32 dengan kategori sangat baik. (2) Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor 17,7 kategori cukup, pada siklus II memperoleh skor 27,06 kategori baik dan pada siklus III memperoleh skor 31 kategori sangat baik. (3) Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I 68,4%, meningkat pada siklus II menjadi 76,31%, dan meningkat pada siklus III menjadi 94,73%. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui penerapan model jigsaw dengan media audio visual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Saran yang di berikan adalah agar model jigsaw dengan media audio visual dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata pelajaran yang lain.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kualitas Pembelajaran, Jigsaw, Audio Visual.
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: muhammad farhan unnes
    Date Deposited: 14 Nov 2015 13:28
    Last Modified: 21 Nov 2015 19:18

    Actions (login required)

    View Item