PEMBELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN MELALUI MODEL INQUIRY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA AP SMK PGRI 2 SALATIGA

Novita Sari, 7101410223 (2014) PEMBELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN MELALUI MODEL INQUIRY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA AP SMK PGRI 2 SALATIGA. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (3916Kb)

    Abstract

    Hasil belajar merupakan pencapaian pengetahuan setelah mengikuti proses pembelajaran.Hasil belajar dapat dikategorikan tuntas apabila sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang sudah ditentukan oleh sekolah. hasil observasi awal yang dilakukan di SMK PGRI 2 Salatiga diperoleh data nilai ulangan mata pelajaran Pengantar Administrasi Perkantoran masih rendah. Dari 40siswa kelas X AP, hanya 11 siswa atau sama dengan 27,5% siswa yang mencapai KKM. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru menerapkan model pembelajaran Inquiry Learning. model pembelajaran Inquiry Learning menuntut siswa untuk lebih aktif dan mengembangkankemampuan berfikir kritis dalam menemukan dan menyelesaikan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Inquiry Learning dalam meningkatkan hasil belajar pengantar administrasi perkantoransiswa kelas X APSMK PGRI 2 Salatiga. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan pendekatan siklus yang terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus memiliki 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AP C semester 1 tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode test dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model Inquiry Learning. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa setalah penerapan model Inquiry Learning yaitu 74,05 dengan ketuntasan klasikal 62,5%. Hasil penelitian siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79,25dengan ketuntasan klasikal 72,5%, dan pada siklus III 82,25 dengan ketuntasan klasikal 80%. Simpulan dari penelitian ini adalah: 1) Model pembelajaran Inquiry Learning dapat meningkatkan hasil belajar pengantar administrasi perkantoran kompetensi dasar karakteristik administrasi perkantoran, azas-azas manajemen perkantoran, dan menguraikan pekerjaan kantor, 2) Model pembelajaran Inquiry Learning lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Saran dari Hasil penelitian ini adalah : 1) Jika akan menggunakan model pembelajaran Inquiry Learning,guru diharuskan menggunakan media pembelajaran, misalnya video, gambar, dan lain-lain, 2) Guru diharapkan membuat rencana alokasi waktu yang efektif sesuai kurikulum, 3) Guru diharapkan untuk mempelajari langkah-langkah model Inquiry Learningsecara rinci, 4) Siswa diharapkan mematuhi perintah guru danmeningkatkan motivasi dalam pembelajaran, 5) Bagi civitas akademika, penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang langkah-langkah, kelebihan, dan kekurangan model pembelajaran Inquiry Learning agar dapat memaksimalkan dalam menerapkan model .

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Hasil Belajar, Pengantar Administrasi Perkantoran, Model Pembelajaran Inquiry Learning
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: nur fatihah unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2015 19:09
    Last Modified: 13 Nov 2015 19:09

    Actions (login required)

    View Item