EKSPLORASI TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VIII PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SETTING PROBLEM BASED LEARNING

Adi Satrio Ardiansyah, 4101411154 (2015) EKSPLORASI TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VIII PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SETTING PROBLEM BASED LEARNING. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (5Mb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran matematika setting Problem Based Learning (PBL) dalam upaya mengeksplorasi tingkat kemampuan berpikir kreatif (TKBK) siswa kelas VIII dan memperoleh deskripsi TKBK siswa kelas VIII pada pembelajaran matematika setting PBL. Fokus penelitian ini adalah pembelajaran matematika setting PBL materi volume bangun ruang sisi datar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa kelas VIII H SMP 1 Semarang yang berasal dari kategori atas rata rata (ART), kategori rata-rata (RT), dan kategori bawah rata-rata (BRT). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah pengamatan, tes, dan wawancara. Proses pembelajaran matematika setting PBL dianalisis berdasarkan aktivitas guru dan aktivitas siswa. Tes Berpikir Kreatif Matematis (TBKM) dan wawancara dianalisis untuk mendeskripsikan TKBK siswa berdasarkan indikator kefasihan, keluwesan, dan kebaruan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa (1) proses pembelajaran matematika setting PBL telah terlaksana dengan sangat baik dan mampu mengupayakan kegiatan eksplorasi TKBK siswa kelas VIII yang ditunjukkan dengan persentase aktivitas guru dan aktivitas siswa yang memperoleh penilaian dengan kategori sangat baik, (2) subjek pada kategori ART (Atas Rata-rata) teridentifikasi TKBK 3 (Kreatif); subjek pada kategori RT (Rata-rata) teridentifikasi TKBK 1 (Kurang Kreatif), TKBK 2 (Cukup Kreatif), TKBK 3 (Kreatif), dan TKBK 4 (Sangat Kreatif); dan subjek pada kategori BRT (Bawah Rata-rata) teridentifikasi TKBK 0 (Tidak Kreatif). Hasil tersebut menunjukkan bahwa subjek pada kategori RT memiliki variasi tingkat kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian ini juga mengemukakan bahwa siswa dengan kategori ART belum tentu memiliki tingkat kemampuan berpikir kreatif yang sangat kreatif. Oleh karena itu, peneliti menyarankan kepada guru untuk perlu memperbanyak latihan soal yang mampu mengembangkan indikator kemampuan berpikir kreatif siswa, terutama indikator kebaruan bagi siswa pada kategori ART. Selain itu, akan lebih baik jika guru matematika dapat mengimplementasian model Problem Based Learning untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: tingkat kemampuan berpikir kreatif, Problem Based Learning, proses pembelajaran matematika
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: erni setyaningsih unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2015 15:14
    Last Modified: 13 Nov 2015 15:14

    Actions (login required)

    View Item