PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X SMK NEGERI 7 SEMARANG PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU BETON TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Ardhi Putra Tri Prawiranegara, 5101411062 (2015) PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) TERHADAP PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X SMK NEGERI 7 SEMARANG PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU BETON TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2755Kb)

    Abstract

    Masalah yang dikaji adalah : (1) Adakah perbedaan peningkatan keaktifan belajar mata pelajaran Mekanika Teknik pada siswa yang proses pembelajarannya menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional (ceramah); (2) Adakah perbedaan peningkatan hasil belajar mata pelajaran Mekanika Teknik pada siswa yang proses pembelajarannya menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional (ceramah); (3) Apakah model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dapat membantu siswa dalam menguasai pokok bahasan materi Menganalisis dan Menhitung Konstruksi Balok Sederhana siswa kelas X SMK Negeri 7 Semarang? Dari hasil penelitian didapat kesimpulan : (1) keaktifan belajar pada kelas eksperimen yang menerapkan Teams Games Tournaments (TGT) lebih tinggi daripada kelas kontrol yang menerapkan model konvensional, yaitu dengan hasil nilai aktivitas siswa untuk kelas eksperimen sebesar 1,54 dan untuk kelas kontrol sebesar 0,85; (2) Hasil belajar pada kelas eksperimen dengan penerapan model Teams Games Tournaments (TGT) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menerapkan model konvensional. Hasil belajar ada 3(tiga) aspek, untuk aspek kognitif dengan nilai rata-rata secara klasikal untuk kelas eksperimen sebesar 85,42 dan untuk kelas kontrol sebesar 77,50, untuk nilai afektif rata-rata peningkatan kelas eksperimen sebesar 10,03 dan kelas kontrol sebesar 8,99, untuk aspek psikomotorik rata-rata peningkatan pada kelas eksperimen sebesar 11,12 dan kelas kontrol sebesar 7,05; (3) Model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran, ini terbukti dari hasil penelitian yang menunjukkan pada kelas eksperimen yang menerapkan model Teams Games Tournaments (TGT) nilai ketuntasan siswa mencapai 94,44% dari 36 siswa dan kelas kontrol yang menerapkan model konvensional nilai ketuntasannya mencapai 72,22% dari 36 siswa, dimana peneliti menggunakan nilai 75 sebagai nilai ketuntasan minimum. Dari hasil penelitian tersebut terbukti bahwa model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa yang peningkatan tersebut berpengaruh terhadap hasil belajar siswa berupa aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Metode Pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT), Keaktifan Belajar, Hasil belajar, Mekanika Teknik.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    T Technology > T Technology (General)
    Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan, S1
    Depositing User: muhamad slamet unnes
    Date Deposited: 13 Nov 2015 01:33
    Last Modified: 13 Nov 2015 01:33

    Actions (login required)

    View Item