PENGEMBANGAN KEPERCAYAAN DIRI MENARI ANAK TUNARUNGU DI SDLB B DENA UPAKARA WONOSOBO MELALUI PEMBELAJARAN TARI HANGRUWAT (Pencukuran Rambut Gembel)


Desi Wijayanti, 2501411093 (2015) PENGEMBANGAN KEPERCAYAAN DIRI MENARI ANAK TUNARUNGU DI SDLB B DENA UPAKARA WONOSOBO MELALUI PEMBELAJARAN TARI HANGRUWAT (Pencukuran Rambut Gembel). Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 2501411093-S.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Pengembangan kepercayaan diri merupakan upaya untuk meningkatkan rasa percaya diri pada seseorang. Anak yang mengalami ketunarunguan tentunya memiliki rasa percaya diri yang kurang, sehingga perlu adanya pengembangan kepercayaan diri. Peserta didik yang mengalami gangguan pendengaran memiliki hak yang sama seperti anak normal pada umumnya dalam mendapatkan suatu pendidikan. Anak yang berada di SLB B Dena Upakara Wonosobo mendapatkan suatu pembelajaran ekstrakurikuler tari yang dilaksanakan pada setiap hari Sabtu siang. Masalah penelitian ini adalah bagaimana pengembangan kepercayaan diri anak tunarungu SDLB B Dena Upakara Wonosobo melalui pembelajaran ekstrakurikuler Tari Hangruwat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendiskripsikan pengembangan kepercayaan diri anak tunarungu SDLB B Dena Upakara Wonosobo melalui pembelajaran ekstrakurikuler Tari Hanguwat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan bagi pembaca tentang pengembangan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah fenomenologi, yaitu peneliti mengamati secara langsung bagaimana fenomena yang terjadi selama proses pembelajaran Tari Hangruwat berlangsung. Peserta didik secara fisik, anak tunarungu dapat diamati dengan gerak matanya cepat, pernafasannya pendek, dan gerakannya lincah. Lokasi dan sasaran dalam penelitian ini adalah SLB B Dena Upakara Wonosobo yang merupakan tempat berlangsungnya pembelajaran ekstrakurikuler Tari Hangruwat pada anak tunarungu. Peneliti memperoleh data dengan melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teknik keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi data, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana proses pengembangan kepercayaan diri melalui pembelajaran ekstrakurikuler Tari Hangruwat yang dilaksanakan pada pertemuan tanggal 14, 25, dan 26 Maret 2015, serta tanggal 11 April 2015. Rasa percaya diri Anak tunarungu dapat diamati berdasarkan tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan agar guru lebih memvariasikan lagi gerakan dan materi yang diberikan untuk peserta didik, agar peserta didik lebih semangat dan tertarik mengikuti ekstrakurikuler tari. Bagi peserta didik, diharapkan agar peserta didik lebih semangat dan bersungguh-sungguh dalam berlatih tari, serta lebih percaya diri dalam menari.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: kepercayaan diri, tunarungu, Tari Hangruwat.
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Tari)
Depositing User: sumarsono mahasiswa unnes
Date Deposited: 13 Nov 2015 03:34
Last Modified: 13 Nov 2015 03:34
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/21949

Actions (login required)

View Item View Item