PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS LITERASI SAINS BERTEMA PERUBAHAN ZAT DI LINGKUNGAN

Anis Ardyany Puspaningtyas , 4201411091 (2015) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERPADU BERBASIS LITERASI SAINS BERTEMA PERUBAHAN ZAT DI LINGKUNGAN. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (3306Kb)

    Abstract

    Indonesia selalu menduduki peringkat bawah pada hasil PISA dari tahun 2000 hingga 2012 dalam kategori literasi sains. Rendahnya literasi sains siswa Indonesia salah satunya disebabkan ketidak tersediaan buku ajar yang mengandung aspek literasi sains secara lengkap dan seimbang. Berdasarkan penelitian Hastiti (2014) buku ajar yang beredar dan digunakan di kota Semarang sebagian besar kandungannya adalah aspek sains sebagai batang tubuh, sedangkan aspek lainnya memiliki persentase yang tidak merata. Oleh sebab itu perlu dikembangkan bahan ajar atau buku ajar berbasis literasi sains yang memiliki persentase yang seimbang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang menghasilkan produk berupa bahan ajar literasi sains bertema perubahan zat di lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik, kelayakan, keterbacaan dan keefektifan dari produk yang dikembangkan. Penelitian ini diawali dengan pengembangan produk. kemudian dilanjutkan dengan uji kelayakan, uji keterbacaan dan uji keefektifan. Ujicoba dilakukan di SMP Negeri 1 Sidareja, Cilacap. Uji kelayakan dilaksanakan dengan validator dari dosen dan guru IPA kelas VII. Uji keterbacaan dilakukan menggunakan tes rumpang yang diisi oleh siswa kelas VII. Uji keefektifan menggunakan desain prestest-postest control group design pada siswa kelas VIIF dan kelas VIIH. Kelas VIIF sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIH sebagai kelas kontrol. Kelas VIIF dan VIIH dipilih berdasarkan sistem random sampling. Hasil penelitian uji kelayakan produk dari dua validator memperoleh persentase >81,25% sehingga dikategorikan sangat layak digunakan. Berdasarkan hasil uji keterbacaan bahan ajar berbasis literasi sains dikategorikan mudah dipahami karena memperoleh persentase >57% yaitu sebesar 80,05%. Hasil uji keefektifan menunjukkan kelas eksperimen memiliki rata-rata peningkatan hasil belajar kognitif dan rata-rata hasil belajar afektif serta kognitif yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan data tersebut maka bahan ajar IPA terpadu berbasis literasi sains yang dikembangkan tergolong layak, mudah dipahami dan efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Bahan Ajar, IPA Terpadu, Literasi Sains, Perubahan Zat, Lingkungan
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
    Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
    Date Deposited: 12 Nov 2015 21:53
    Last Modified: 12 Nov 2015 21:53

    Actions (login required)

    View Item