PENGARUH SELF-COMPASSION TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWA ASAL LUAR JAWA TAHUN PERTAMA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Andinia Rizky Halim, 1511411089 (2015) PENGARUH SELF-COMPASSION TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWA ASAL LUAR JAWA TAHUN PERTAMA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1893Kb)

    Abstract

    Mahasiswa berada pada kelompok usia remaja akhir dan dewasa awal. Suatu fase yang dianggap penuh berbagai masalah dan tekanan. Kegagalan mahasiswa untuk mengatasi permasalahan dan melakukan penyesuaian terhadap kejadian yang menekan tersebut akan memicu timbulnya depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Keadaan ini dapat menyebabkan individu yang bersangkutan merasa tidak puas dan tidak bahagia di dalam kehidupannya sehingga berpengaruh dengan subjective well-being mahasiswa. Memiliki sikap belas kasih terhadap diri sendiri bisa menjadi awal dalam mengatasi segala emosi negatif yang dirasakan. Sikap belas kasih ini sering disebut self-compassion. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self-compassion terhadap subjective well-being pada mahasiswa asal luar Jawa tahun pertama Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa S1 Universitas Negeri Semarang angkatan 2014 yang berasal dari luar jawa yang berjumlah 151 mahasiswa. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 110 mahasiswa yang diambil secara simple random sampling. Data penelitian diambil dengan dua skala psikologi yaitu skala subjective well-being yang terdiri dari 36 item dan skala self-compassion yang terdiri dari 22 item. Skala subjective well-being memiliki koefisien validitas antara 0,313 sampai dengan 0,743 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,908. Skala self-compassion memiliki koefisien validitas antara 0,332 sampai dengan 0,741 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,896. Metode analisis data menggunakan analisis regresi sederhana yang dikerjakan menggunakan software SPSS. Penelitian ini menghasilkan R sebesar 0,568 dengan signifikansi atau p = 0,000, sehingga hipotesis yang menyatakan ada pengaruh antara self-compassion terhadap subjective well-being diterima. Dengan koefisien determinasinya (R Square) sebesar 0,323 yang berarti 32,3% variabel subjective wellbeing dipengaruhi oleh variabel self-compassion. Sisanya 67,7% di pengaruhi variabel lain. Hasil analisis data menunjukkan bahwa responden penelitian sebagian besar berada pada kategori sedang yaitu 69,09% pada variabel subjective well-being dan 87,27% pada variabel self-compassion. Sedangkan tidak ada responden yang memiliki subjective well-being dan self-compassion yang rendah.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Self-compassion, Subjective well-being, Mahasiswa
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
    Depositing User: cahyo fajar unnes
    Date Deposited: 12 Nov 2015 21:39
    Last Modified: 12 Nov 2015 21:39

    Actions (login required)

    View Item