IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MULTIDIMENSIONAL PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA

Anis Rizkianawati , 4201411075 (2015) IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MULTIDIMENSIONAL PADA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1939Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran multidimensional, mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan penerapan model pembelajaran multidimensional, dan mengetahui respon siswa terhadap implementasi model pembelajaran multidimensional pada pembelajaran fisika. Keterampilan proses sains yang dinilai merupakan keterampilan dasar (basic skill) meliputi empat aspek, yaitu: berhipotesis, interpretasi data, menerapkan konsep, dan komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain one group pretest - posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 3 SMA N 1 Ungaran semester genap tahun ajaran 2014/2015 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, tes untuk mengetahui keterampilan proses sains, dan lembar angket untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan implementasi model pembelajaran multidimensional terlaksana dengan sangat baik. Hal ini ditunjang dari hasil observasi setiap pertemuan. Pertemuan pertama rata-rata skor keterlaksanaan model pembelajaran adalah 3,81 dari skor maksimal 4 dengan kriteria sangat baik. Pertemuan kedua rata-rata skor keterlaksanaan model pembelajaran adalah 3,65 dari skor maksimal 4 dengan kriteria sangat baik. Hasil analisis juga menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan proses sains siswa yang signifikan setelah diterapkan model pembelajaran multidimensional, ditunjukkan dengan hasil analisis menggunakan uji-t. Rata-rata skor tes keterampilan proses sains sebelum penerapan model pembelajaran (pretest) adalah 50,97 dan 83,33 sesudah penerapan model pembelajaran (posttest). Dari nilai rata-rata tersebut didapat thitung=23,51 dengan taraf signifikansi 5%. Rata-rata peningkatan keterampilan proses sains juga dilihat dari faktor gain sebesar 0,66 termasuk dalam kategori peningkatan sedang (medium gain). Hal ini menunjukkan penerapan model pembelajaran multidimensional dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Model pembelajaran multidimensional menitikberatkan pada pemberdayaan potensi siswa untuk dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran dan membuat siswa melakukan proses sains. Tanggapan siswa terhadap model pembelajaran multidimensional pada pembelajaran fisika melalui lembar angket tergolong tinggi dengan rata-rata presentasi respon siswa sebesar 71,88% termasuk dalam kategori tinggi.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: multidimensional, keterampilan proses sains, basic skill
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QC Physics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
    Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
    Date Deposited: 12 Nov 2015 21:05
    Last Modified: 12 Nov 2015 21:05

    Actions (login required)

    View Item