Analisis Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Pemecahan Masalah Open Ended dengan Model Empat-K Materi Segitiga dan Segiempat


Fajar Triyono , 4101411097 (2015) Analisis Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Pemecahan Masalah Open Ended dengan Model Empat-K Materi Segitiga dan Segiempat. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 4101411097-S.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif siswa SMP N 1 Kutowinangun masih rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Model pembelajaran Empat-K dapat diterapkan untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pembelajaran matematika dengan model Empat-K dan menganalisis bagaimana karakteristik tahap proses berpikir kreatif siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-E. Prosedur penelitian ini penyusunan dan validasi instrumen, pre-test, pembelajaran dengan model EmpatK, post-test, analisis hasil post-test, pengklasifikasian tingkat kemampuan berpikir kreatif (TKBK) siswa, wawancara, dan analisis data hasil wawancara. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran dengan model Empat-K masih kurang berkualitas karena meskipun proses pembelajarannya berlangsung dengan baik, namun hasil belajar siswa tidak menunjukkan hasil yang memuaskan. Selain itu, diperoleh hasil analisis karakteristik tahap proses berpikir kreatif siswa sebagai berikut. (1) Pada tahap persiapan, siswa TKBK 4, TKBK 3, dan TKBK 1 tidak mengalami kesulitan dalam memahami informasi. Berbeda dengan siswa TKBK 0 yang kurang mampu memahami informasi dengan baik. (2) Pada tahap inkubasi, siswa TKBK 4 dan TKBK 3 tidak begitu terlihat saat seakan-akan melepaskan diri dari masalah pada saat proses wawancara, sedangkan siswa TKBK 1 dan TKBK 0 cukup terlihat. (3) Pada tahap iluminasi, siswa TKBK 4 mampu memecahkan masalah yang diikuti timbulnya insprirasi lainnya pada sebagian besar masalah yang dihadapi. Siswa TKBK 3 pada pemecahan masalah yang digunakan menunjukkan aspek kebaruan. Siswa TKBK 1 dan TKBK 0 mampu memecahkan masalah yang diikuti timbulnya inspirasi lainnya pada sebagian masalah. (4) Pada tahap verifikasi, siswa TKBK 4 merasa yakin pada sebagian besar jawaban yang sudah mereka kerjakan dan mereka akan mengecek kembali jawabannya saat mereka belum merasa yakin, pada TKBK 3 cenderung tidak memeriksa kembali jawaban mereka jika jawaban tersebut sudah yakin benar, pada TKBK 1 merasa yakin pada sebagian besar jawaban yang sudah mereka kerjakan, memiliki rasa kehati-hatian yang cukup besar agar saat mereka akan mengecek kembali jawabannya dan menemukan kesalahan akan lebih mudah membetulkannya, dan pada TKBK 0 kurang memiliki keyakinan yang kuat terhadap pekerjaan yang sudah mereka kerjakan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Proses Berpikir Kreatif, Masalah Open Ended, Model Empat-K
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
Date Deposited: 12 Nov 2015 08:23
Last Modified: 12 Nov 2015 08:23
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/21535

Actions (login required)

View Item View Item