PEMBELAJARAN IPS MATERI SEJARAH OLEH GURU BERLATAR BELAKANG PENDIDIKAN BUKAN SARJANA SEJARAH DI SMP NEGERI 2 MUNTILAN

Anis Fitriyani, 3101411147 (2015) PEMBELAJARAN IPS MATERI SEJARAH OLEH GURU BERLATAR BELAKANG PENDIDIKAN BUKAN SARJANA SEJARAH DI SMP NEGERI 2 MUNTILAN. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1006Kb)

    Abstract

    Pelajaran IPS terintegrasi dari beberapa disiplin ilmu sehingga mengharuskan para guru untuk mengajarkan semua materi kepada siswa walaupun bukan pada bidang ilmunya. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tentang pembelajaran IPS materi sejarah oleh guru berlatar belakang pendidikan bukan sarjana sejarah di SMP Negeri 2 Muntilan. Tujuan dari penelitian ini: (1) mendeskripsikan persepsi guru IPS SMP Negeri 2 Muntilan yang berlatar belakang pendidikan bukan sarjana sejarah mengenai materi sejarah; (2) mendeskripsikan pendapat guru IPS SMP Negeri 2 Muntilan mengenai tingkat kesukaran materi sejarah bila dibandingkan dengan materi IPS yang lain; (3) mengetahui guru IPS SMP Negeri 2 Muntilan yang berlatar belakang pendidikan bukan sarjana sejarah dalam merancang dan mengajarkan materi sejarah; (4) mendeskripsikan persepsi siswa pada mata pelajaran IPS materi sejarah oleh guru berlatar belakang pendidikan bukan sarjana sejarah di SMP Negeri 2 Muntilan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskripsi. Lokasi penelitian yaitu SMP Negeri 2 Muntilan. Informan dalam penelitian ini adalah guru IPS berlatar belakang pendidikan bukan sarjana sejarah, waka kurikulum, serta siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS mempersepsikan materi sejarah sebagai materi yang sangat penting sehingga perlu diajarkan kepada siswa. Pemahaman guru IPS masih terbatas pada fungsi materi sejarah untuk mengetahui sejarah bangsa sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air pada diri siswa. Guru IPS sudah tidak merasa kesulitan dalam mengajarkan materi sejarah walau bukan berlatar belakang sarjana sejarah. Hal tersebut dikarenakan pengalaman mengajar para guru yang sudah lama mengajarkan materi sejarah, sehingga terbiasa dan hafal dengan struktur materi sejarah yang ada. Tingkat kesukaran materi sejarah mempunyai porsi masing-masing di mata guru IPS yang berlatar belakang pendidikan bukan sarjana sejarah. Materi sejarah dianggap lebih sukar oleh guru IPS kelas VII bila dibandingkan dengan materi IPS yang lain karena materi sejarah membutuhkan imajinasi untuk memahaminya. Pada sisi yang lain, guru IPS kelas VIII menganggap materi sejarah lebih mudah diajarkan karena materinya lebih sedikit bila dibandingkan dengan materi ekonomi. Apabila materi sejarah dibandingkan dengan materi sosiologi, guru IPS kelas VIII dan IX menganggap lebih sukar materi sosiologi karena materi sosiologi merupakan materi baru sehingga guru masih kurang dalam penguasaan materinya.Guru IPS tidak membuat sendiri RPP yang diterapkan dalam pembelajaran. RPP yang digunakan merupakan RPP fasilitas dari MGMP. Kurangnya penguasaan dalam penggunaan teknologi menjadi kendala bagi para guru untuk menyusun RPP sendiri. Metode ceramah variatif dengan media papan tulis masih menjadi andalan semua guru IPS dalam mengajarkan materi sejarah. Guru masih kurang menguasai untuk memanfaatkan teknologi seperti komputer, laptop maupun LCD. Pada dasarnya siswa memandang materi sejarah sebagai sebuah materi yang menarik untuk dipelajari. Namun cara guru dalam menyajikan materi yang membuat motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran IPS materi sejarah menjadi kurang. Penerapan metode dan penggunaan media yang kurang bervariasi membuat siswa merasa bosan. Walaupun begitu siswa memiliki inisiatif yang cukup tinggi untuk memahami materi sejarah. Siswa akan bertanya langsung kepada guru atau membaca buku kembali jika ada materi yang masih kurang dipahami.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: IPS, Materi sejarah, Guru non disiplin sejarah
    Subjects: D History General and Old World > DS Asia > Indonesian History
    L Education > LA History of education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
    Depositing User: erni setyaningsih unnes
    Date Deposited: 11 Nov 2015 18:46
    Last Modified: 11 Nov 2015 18:46

    Actions (login required)

    View Item