POLA ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP BANJIR DI PERUMAHAN GENUK INDAH KOTA SEMARANG

Annisa’ Kurnia Shalihat , 3211410026 (2015) POLA ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP BANJIR DI PERUMAHAN GENUK INDAH KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (3921Kb)

    Abstract

    Interaksi masyarakat dalam menghadapi banjir membentuk pola masyarakat dalam beradaptasi terhadap kondisi pada tempat bermukim. Tujuan penelitian ini adalah: (1)Mengidentifikasi karakteristik masyarakat yang terkena dampak banjir. (2)Mengetahui pola adaptasi masyarakat di daerah bencana banjir. (3)Mengetahui nilai kerugian yang dialami masyarakat akibat banjir dan keinginan masyarakat untuk beerpindah. Metode penelitian yang digunakan berupa metode penelitian survei. Lokasi penelitian di Perumahan Genuk Indah. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Perumahan Genuk Indah. Sampel yang diambil sebanyak 71 responden yang dikelompokkan menjadi 3 kriteria, yakni 28 responden yang tinggal di daerah banjir berkelas rendah, 33 responden dalam klasifikasi banjir sedang, dan 10 responden yang berada pada daerah banjir tinggi. Variabel dalam penelitian ini meliputi karakteristik sosial, nilai kerugian banjir, dan pola adaptasi masyarakat.. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, pengukuran lapangan, dokumentasi, pengambilan sampel untuk mengetahui respon masyarakat serta metode analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tingkat pendidikan dan pendapatan masyarakat tergolong tinggi dengan kriteria karakteristik kelas masyarakat menengah. Perumahan Genuk Indah merupakan daerah rawan bencana banjir di Kota Semarang dengan variasi ketinggian genangan 0-70 Cm sehingga membentuk pola adaptasi masyarakat sebagai berikut: memperkokoh ketahanan bangunan, menyelamatkan harta benda, menyiapkan tabungan, dengan cara lain berupa menyiapkan pelampung, pompa diesel, mematikan aliran listrik. Meski demikian respon masyarakat untuk berpindah hanya sebesar 8,45 %. Simpulan penelitian: 1) Bagi masyarakat, perlu diadakan sosialisasi atau pelatihan dalam menghadapi banjir guna meningkatkan kesadaran sehingga risiko bencana dapat diminimalisir. 2) Bagi pemerintah, perlu mengkoordinir segala bentuk pembangunan infrastruktur sekaligus memberikan pengarahan mengenai manajemen dana cadangan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Banjir, Pola Adaptasi, Masyarakat
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
    Depositing User: muhammad farhan unnes
    Date Deposited: 11 Nov 2015 18:25
    Last Modified: 11 Nov 2015 18:25

    Actions (login required)

    View Item