HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, POWER OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP HASIL TENDANGAN JARAK JAUH PADA SSB PUTRA PERKASA MANDIRI

Novianto Ari Wibowo , 6301407108 (2014) HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, POWER OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP HASIL TENDANGAN JARAK JAUH PADA SSB PUTRA PERKASA MANDIRI. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (5Mb)

    Abstract

    Permasalahan penelitian adalah : 1) Apakah ada hubungan antara panjang tungkai dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola?, 2) Apakah ada hubungan antara power otot tungkai dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola?, 3) Apakah ada hubungan antara kekuatan otot perut dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola?, dan 3) Apakah ada hubungan antara panjang tungkai, power otot tungkai dan kekuatan otot perut dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola?. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Hubungan antara panjang tungkai dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola, 2) Hubungan antara power otot tungkai dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola, 3) Hubungan antara kekuatan otot perut dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola, 4) Hubungan antara panjang tungkai, power otot tungkai dan kekuatan otot perut dengan hasil tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola. Populasi penelitian semua siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Perkasa Mandiri Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara yang berusia 13-15 tahun yang berjumlah 18 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Variabel penelitian meliputi panjang tungkai power tungkai, dan kekuatan otot perut sebagai variabel hasil tendangan jarak jauh sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan teknik tes dan pengukuran. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil analisis diperoleh koefisien korelasi panjang tungkai (X1) dengan hasil tendangan jarak jauh (Y) sebesar 0,714 > rtabel = 0,468, berarti hubungan yang diperoleh signifikan. Koefisien korelasi power otot tungkai (X2) dengan hasil tendangan jarak jauh (Y) sebesar 0,727 > rtabel = 0,468, berarti hubungan yang diperoleh signifikan. Koefisien korelasi kekuatan otot perut (X3) dengan hasil tendangan jarak jauh (Y) sebesar 0,510 > rtabel = 0,468, berarti hubungan yang diperoleh signifikan. Koefisien korelasi panjang tungkai (X1), power otot tungkai (X2), dan kekuatan otot perut dengan hasil hasil tendangan jarak jauh (Y) sebesar 0,801. Uji keberartian koefisien korelasi ganda dengan uji F diperoleh Fhitung = 8,365 > Ftabel = 3,34, berarti hubungan yang diperoleh signifikan. Simpulan penelitian ini yaitu baik panjang tungkai, power otot tungkai, dan kekuatan otot perut berhubungan secara signifikan dengan hasil tendangan jarak jauh, oleh karena itu penulis dapat memberikan saran: 1) Agar memiliki kemampuan melakukan tendangan yang jauh pemain hendaknya meningkatkan teknik tendangan jarak jauh seiring dengan peningkatan, power otot tungkai dan kekuatan otot perut, 2) Sebelum memberikan pembinaan pada penguasaan teknik dasar tendangan jarak jauh pelatih terlebih dahulu memberikan pembinaan berbagai komponen kondisi fisik yang diperlukan diantaranya power otot tungkai dan kekuatan otot perut agar kegiatan pembinaan dapat berhasil secara optimal. 3) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan mengambil variabel lain agar diperoleh informasi yang semakin lengkap untuk pembinaan tendangan jarak jauh.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: -
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
    Depositing User: rizqi mulyantara unnes
    Date Deposited: 11 Nov 2015 11:56
    Last Modified: 11 Nov 2015 11:56

    Actions (login required)

    View Item