Analisis Antologi Puisi Les Lettres d’amour à George Sand Karya Alfred de Musset : Tinjauan Citraan, Bahasa Kiasan, Tema, dan Makna

Agung Yudha Prabu, 2350408006 (2015) Analisis Antologi Puisi Les Lettres d’amour à George Sand Karya Alfred de Musset : Tinjauan Citraan, Bahasa Kiasan, Tema, dan Makna. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1873Kb)

    Abstract

    Keindahan puisi muncul dari unsur-unsur yang dimilikinya, diantara lain citraan, bahasa kiasan, tema, dan makna dalam antologi puisi Les Letters d’Amour à George Sand karya Alfred de Musset. Karya-karya tersebut merupakan hasil pengalaman dari penyair yang dituangkan dalam bentuk karya sastra berbentuk puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis citraan dan bahasa kiasan yang terkandung dalam sebuah puisi. Puisi yang dimaksud adalah puisi beraliran romantis karya Alfred de Musset yang diambil dari antologi puisi Les Letters d’Amour à George Sand. Adapun tujuan lainnya adalah untuk mendeskripskan dan menjelaskan tentang tema, dan makna yang terkandung dalam puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif analitik. Sumber data penelitian ini adalah antologi puisi Les Letters d’Amour à George Sand karya Alfred de Musset dengan teknik pengumpulan data, yaitu teknik studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Dalam penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa keenam puisi yang sudah dianalisis tersebut menggunakan citraan dalam menjelaskan gambaran yang dialami oleh penulis, jumlah citra penglihatan (10), citra gerak (8), citra pendengaran (3), citra perabaan (1), dan citra pengecapan (1). Sehingga citraan yang paling sering muncul adalah citra penglihatan dan citra yang tidak digunakan adalah citra penciuman. Adapun bahasa kiasan juga digunakan oleh penulis untuk memberi kesan hidup dan lebih menarik perhatian pembaca. Bahasa kiasan perumpamaan epos (5), metafora (4), personifikasi (3), metonimia (2), hiperbola (3), sinekdoke (1), dan allegori (1). Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa bahasa kiasan yang paling dominan adalah perumpamaan epos dan metafora. Tema dan makna yang terkandung dalam keenam puisi romantis ini sangatlah bervariasi. Saran yang diberikan dari penelitian ini adalah diharapkan dapat memberikan ide bagi mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Asing, khususnya program studi Sastra Prancis untuk melakukan penelitian tentang puisi-puisi karya Alfred de Musset dengan sudut pandang dan gaya analisis yang berbeda.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Puisi beraliran romantis, citraan, bahasa kiasan, tema dan makna.
    Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Perancis (S1)
    Depositing User: sumarsono mahasiswa unnes
    Date Deposited: 11 Nov 2015 08:57
    Last Modified: 11 Nov 2015 08:57

    Actions (login required)

    View Item