IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Comal)

Afsya Oktafiani Hastuti , 3401411171 (2015) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Comal). Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1147Kb)

    Abstract

    Penanaman nilai karakter bangsa mendapat perhatian serius mengingat degradasi moral yang semakin meluas terjadi di Indonesia. Data pendukung yang menunjukkan adanya degradasi moral di Indonesia ditunjukkan oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak yang mencatat sepanjang tahun 2013 ada 255 kasus tawuran antarpelajar di Indonesia. Selanjutnya, untuk mengatasi degradasi moral khususnya yang terjadi pada pelajar, diperlukan adanya perbaikan moral melalui penanaman nilai karakter dengan menggunakan jalur dunia pendidikan. Ada empat jenis karakter yang selama ini dikenal dan dilaksanakan dalam proses pendidikan, yaitu pendidikan karakter berbasis nilai religius, pendidikan karakter berbasis nilai budaya, pendidikan karakter berbasis lingkungan, dan pendidikan karakter berbasis potensi diri. Urgensi penanaman nilai karakter dapat dimulai melalui pendidikan karakter berbasis nilai religius. Penerapan nilai-nilai religius secara umum menjadi tanggung jawab guru pendidikan agama. Namun demikian, melalui pendidikan karakter yang diterapkan dalam kurikulum pendidikan di Indonesia nilai karakter religius tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab guru pendidikan agama karena dalam pelaksanaan pendidikan karakter diintegrasikan melalui semua mata pelajaran salah satunya adalah Sosiologi. Tujuan penelitian ini antara lain: 1) mengetahui implementasi pendidikan karakter religius dalam pembelajaran Sosiologi; dan 2) mengetahui hambatan-hambatan dalam implementasi pendidikan karakter religius pada pembelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Comal, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Subjek penelitian ini adalah guru Sosiologi dan siswa kelas X. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan utama dan informan pendukung. Informan utama terdiri dari guru Sosiologi dan siswa kelas X, sedangkan informan pendukung terdiri dari Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, dan guru BK. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menggunakan teori perkembangan belajar Baldwin, konsep prinsip-prinsip pendidikan karakter Budimasyah, konsep kemampuan peserta didik, dan konsep proses sosialisasi tidak sempurna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) proses implementasi pendidikan karakter religius dapat dilihat dari tahap persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Implementasi pendidikan karakter religius dalam tahap persiapan pembelajaran menunjukkan bahwa guru Sosiologi ix melakukan penyusunan perangkat pembelajaran dan menganalisis karakteristik kelas sebelum mengajar dengan memperhatikan nilai-nilai religius yang akan diintegrasikan. Tahap pelaksanaan pembelajaran dengan penanaman nilai-nilai religius dilakukan oleh guru Sosiologi dengan mengaitkan sesuai dengan materi ajar yang sedang dibahas. Selanjutnya, dalam tahap evaluasi pembelajaran guru menilai karakter religius siswa berdasarkan sikap yang ditunjukkan siswa dengan mengintepretasikannya ke dalam nilai afektif siswa. Selanjutnya, (2) hambatanhambatan yang dialami sekolah berkaitan dengan implementasi pendidikan karakter religius dalam pembelajaran Sosiologi meliputi: perbedaan tingkat pemahaman siswa, pengaruh lingkungan di luar sekolah, dan kurangnya kontrol dari guru terhadap pelaksanaan pendidikan karakter religius. Saran yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: (1) bagi sekolah, membuat program khusus yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai religius yang terintegrasi penuh oleh seluruh warga sekolah mulai dari Kepala Sekolah, guru dan staff karyawan, hingga seluruh siswa SMA Negeri 1 Comal; (2) bagi guru, dalam praktik di dalam kelas sebaiknya nilai-nilai religius yang diintegrasikan dalam pembelajaran Sosiologi dapat dilakukan dengan menyebutkan contohcontoh materi pembelajaran yang sesuai dengan realitas sosial di lingkungan sekitar siswa; (3) bagi pihak keluarga dan masyarakat, ikut membantu dalam proses implementasi pendidikan karakter religius melalui penanaman nilai-nilai religius sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki untuk memperkuat karakter religius dalam setiap diri siswa SMA Negeri 1 Comal.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Sosiologi, Pendidikan Karakter, Religius
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
    H Social Sciences > HM Sociology
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
    Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
    Date Deposited: 11 Nov 2015 03:41
    Last Modified: 11 Nov 2015 03:41

    Actions (login required)

    View Item