BENTUK RESIPROSITAS DALAM RITUAL KEMATIAN DI DESA KARASGEDE KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG


Bahtiyar Wahyu Hidayat, 3401411120 (2015) BENTUK RESIPROSITAS DALAM RITUAL KEMATIAN DI DESA KARASGEDE KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 3401411120-S.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (885kB) | Preview

Abstract

Kematian merupakan suatu fase dalam kehidupan semua makhluk hidup di dunia ini termasuk manusia. Kematian akan selalu diikuti dengan suatu ritual dimana ritual tersebut dilakukan oleh keluarga dan sanak saudara oleh si mati. Ritual tersebut dimaksudkan untuk mengantarkan seseorang yang telah mati meuju fase berikutnya. Ritual dilaksanakan berdasarkan suatu agama atau bisa juga berdasarkan tradisi dari suatu komunitas tertentu. Karasgede merupakan sebuah nama desa di Kabupaten Rembang. Kematian di desa tersebut sama dengan di daerah lain yang diikuti oleh suatu ritual yang unik, yaitu adanya pertukaran dalam ritual tersebut padahal ketika ada kematian keluarga berduka secara alami akan merasakan kesusahan dan kehilangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat prosesi ritual kematian yang terjadi di Desa Karasgede, serta bentuk resiprositas yang terjadi pada saat ritual kematian dan makna resiprositas tersebut. Penelitian ini disusun berdasarkan 3 pokok pertanyaan utama yaitu yaitu (1) Bagaimana ritual kematian yang ada di Desa Karasgede? (2) Bagaimana bentuk resiprositas yang terjadi di Desa Karasgede? (3) Bagaimana makna resiprositas tersebut bagi warga Desa Karasgede? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Karasgede Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Subjek penelitian adalah warga desa Karasgede. Pengumpulan data memakai observasi, wawancara, dokumentasi. Validitas data memakai teknik triangulasi. Analisis data memakai metode analisis data kualitatif yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) prosesi ritual kematian di Desa Karasgede Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang sama dengan prosesi ritual kematian di desa-desa lain di kecamatan Lasem, yang membedakan adalah adanya resiprositas yang terjadi dalam ritual kematian di Desa Karasgede. (2) Resiprositas yang terjadi pada saat ritual kematian di Desa Karasgede Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang adalah resiprositas umum dimana pelaku-pelaku resiprositas ini tidak menentukan waktu pengembalian tertentu. Resiprositas di Desa Karasgede Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang terwujud pada beberapa kegiatan yaitu saat menyolati jenazah dan bertakziyah, selain dalam kegiatan resiprositas yang terjadi juga terwujud pada pemberian beras kepada keluarga berduka yang nantinya keluarga berduka akan memberikan uang wajib dan umum. (3) Resiprositas yang terjadi mempunyai makna untuk masyarakat Desa Karasgede yaitu untuk menjaga hubungan antar para pelaku untuk saling bergantian memberi. Selain itu, melalui resiprositas tersebut, juga ada suatu tujuan yang tersurat yaitu untuk mengakrabkan hubungan antar warga desa, mengenalkan pendatang baru dan generasi selanjutnya kepada suatu tradisi dari nenek moyang yang hingga sekarang masih dilakukan. Saran yang diperoleh dari penelitian ini antara lain adalah sebagai berikut (1) sumbang-menyumbang diupayakan untuk tidak memberatkan dan membebani masyarakat, (2) tradisi sumbang-menyumbang perlu dilestarikan agar budaya tolong menolong antarwarga tidak punah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Masyarakat, Resiprositas, Ritual Kematian.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HM Sociology
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
Date Deposited: 11 Nov 2015 01:31
Last Modified: 11 Nov 2015 01:31
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/20944

Actions (login required)

View Item View Item