PERBEDAAN PENGARUH CIRCUIT TRAINING RASIO 1:1 DAN 1:2 TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX PADA ATLET SEPAKBOLA NGALIYAN SEMARANG USIA 18-20 TAHUN


Mohammad Faiz Setio Budi, 6211411073 (2015) PERBEDAAN PENGARUH CIRCUIT TRAINING RASIO 1:1 DAN 1:2 TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX PADA ATLET SEPAKBOLA NGALIYAN SEMARANG USIA 18-20 TAHUN. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 6211411073-S.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian: (1) Mengetahui pengaruh circuit training dengan rasio 1:1 terhadap peningkatan VO2 Max pada atlet sepakbola. (2) Mengetahui pengaruh circuit training dengan rasio 1:2 terhadap peningkatan VO2 Max pemain sepakbola. (3) Membandingkan keefektifan antara circuit training dengan rasio 1:1 dan circuit training dengan rasio 1:2 terhadap peningkatan VO2 Max. Metode penelitian ini yaitu Pretest Posttest with Control Grup dengan teknik survei dan tes. Populasi penelitian ini seluruh atlet Puslat sepakbola Putra Ngaliyan Semarang 32 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling memperoleh sampel 24 orang. Alat dalam penelitian Multistate Fitnes Test, stopwatch, meteran, kun, bola. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Maret tahun 2015, di Lapangan Ngaliyan Semarang. Variabel penelitian: (1) variabel bebas: Circuit training dengan rasio 1:1 dan rasio 1:2 dilakukan selama 6 minggu, dalam seminggu 3 kali pertemuan, latihan dengan intensitas 70% sampai 90% (2) variabel terikat: Volume oksigen maksimal (VO2 Max). Metode pengolahan data menggunakan statistik pola M-S dengan rumus t test. Teknik analisis data penelitian menggunakan rumus t-test dengan bantuan komputer program SPSS versi 16. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil pre-test circuit training rasio 1:1 adalah 42,32 dan post-test sebesar 47,32. Sedangkan circuit training rasio 1:2 rata-rata pre-test sebesar 42,29 dan post-test sebesar 45,98. Simpulan hasil penelitian yaitu circuit training rasio 1:1 dan rasio 1:2 dapat meningkatkan volume oksigen maksimal (VO2 Max) pada atlet Puslat sepakbola Putra Ngaliyan Semarang. Circuit training rasio 1:1 lebih baik terhadap peningkatan VO2 Max. Saran yang dapat diberikan adalah lebih baik menggunakan rasio 1:1 dalam meningkatkan volume oksigen maksimal (VO2 Max) pada atlet sepakbola dengan menggunakan program latihan dan bentuk latihan yang bervariasi agar pemain lebih terampil dan tidak bosan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Circuit training, VO2 Max, Rasio Kerja Istirahat
Subjects: O Sport > Education, Training, Research
O Sport > Physical fitness
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Ilmu Keolahragaan, S1
Depositing User: muhamad slamet unnes
Date Deposited: 10 Nov 2015 22:53
Last Modified: 10 Nov 2015 22:53
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/20859

Actions (login required)

View Item View Item