PERILAKU SEKS BEBAS SEBAGAI IMPLIKASI DARI GAYA HIDUP DUGEM (DUNIA GEMERLAP) PADA MAHASISWA DI SEMARANG


Dessy Yuliancella, 3401411099 (2015) PERILAKU SEKS BEBAS SEBAGAI IMPLIKASI DARI GAYA HIDUP DUGEM (DUNIA GEMERLAP) PADA MAHASISWA DI SEMARANG. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[thumbnail of 3401411099-S.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (969kB) | Preview

Abstract

Keberadaan kafe, diskotik atau klub malam di Kota Semarang kini sudah ada di beberapa wilayah sudut kota. Hal tersebut menyebabkan berbagai aktivitas atau perilaku dan gaya hidup yang beragam, diantaranya adalah gaya hidup dugem dan perilaku seks bebas. Perilaku seks bebas merupakan tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik oleh lawan jenis maupun sesama jenis yang dilakukan tanpa adanya ikatan pernikahan. Sedangkan dugem merupakan singkatan dari dunia gemerlap yang berarti pesta di suatu ruangan yang di dalamnya terdapat aktivitas seperti menari, merokok, dan mengonsumsi minuman beralkohol. Perilaku seks bebas dan gaya hidup dugem sudah tidak asing lagi di kalangan mahasiswa. Gambaran seperti ini yang melanda mahasiswa dan tanpa disadari mahasiswa dan remaja kota Semarang sangat menikmatinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai perilaku seks bebas dan gaya hidup dugem mahasiswa di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Untuk memperoleh data yang memadai, penulis menggunakan beberapa metode yang lain yaitu metode observasi, wawancara (interview), dan dokumentasi. Validitas data dengan teknik triangulasi data. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Dari hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa kesempatan yang terbuka selama tinggal di kota untuk mengakses hiburan seperti dugem, yang dapat berdampak pada perilaku seks bebas. Peluang ini yang dipakai oleh mahasiswa semua lapisan secara umum, tanpa memperhitungkan sanggup atau tidak untuk mengikutinya. Dalam kaitannya dengan gaya hidup dugem yang terjadi pada mahasiswa di Semarang, yaitu meliputi: 1) Latar belakang sosial ekonomi mahasiswa yang berperilaku dugem, yang didalamnya meliputi uang saku, pekerjaan orang tua, pekerjaan sampingan pelaku dugem, dan frekuensi aktivitas dugem. 2) Dugem dalam perspektif pelakunya, yaitu sebagai alat untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan kegiatan yang bersifat rekreasional (refreshing). 3) Aktivitas dugem, yang didalamnya meliputi persiapan sebelum dugem, dan aktivitas di dalam klub atau saat dugem berlangsung yaitu menari atau berjoget (ngedance), mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, perilaku yang menjurus pada aktivitas seksual, dan transaksi. Selain itu, pola perilaku seks bebas sebagai implikasi dari gaya hidup dugem pada mahasiswa di Semarang, yaitu sebagai alat pemuas, sebagai aktivitas biasa, dan sebagai salah satu cara menambah pendapatan untuk memenuhi gaya hidup. Penelitian ini menyarankan agar orang tua atau keluarga dapat berkomunikasi lebih intensif dalam mendampingi putra-putri selama menjadi mahasiswa. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mengunjungi mahasiswa yang bersangkutan agar mengetahui kondisi riil di lingkungan kampus.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Dugem, Implikasi, Gaya Hidup, Perilaku Seks Bebas.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HM Sociology
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: suprianto mahasiswa unnes
Date Deposited: 10 Nov 2015 21:26
Last Modified: 10 Nov 2015 21:26
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/20817

Actions (login required)

View Item View Item