FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN DAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN CHIKUNGUNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNGPATI TAHUN 2013

Ardanty Nuary Kasih, 6411409022 (2015) FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN DAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN CHIKUNGUNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNGPATI TAHUN 2013. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (3356Kb)

    Abstract

    Chikungunya merupakan penyakit reemerging yaitu penyakit yang keberadaan sudah ada sejak lama, tetapi kemudian merebak kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko lingkungan dan perilaku apa saja yang berhubungan dengan kejadian chikungunya di wilayah kerja Puskesmas Gunungpati tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah observational research dengan pendekatan case control. Sampel berjumlah 33 orang pada masing-masing kelompok kasus dan kontrol yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dan fisher dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian chikungunya adalah ketersediaan non TPA (p value=0,027, OR=0,098), Keberadaan Jentik Nyamuk (p value=0,047, OR=3,121), Perilaku Menguras TPA (p value=0,024, OR=8,615), Perilaku Menutup TPA (p value=0,003, OR=5,333). Variabel yang tidak berhubungan adalah Perilaku Mengubur Barang Bekas (p value = 1,000) Saran bagi Kepala Puskesmas Gunungpati adalah untuk mengupayakan peningkatan pengetahuan, pemberian sosialisasi, dan peningkatan upaya promotif dan preventif tentang chikungunya. Bagi peneliti lain diharapkan untuk melakukan penelitian faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kejadian chikungunya selain faktor lingkungan dan perilaku seperti faktor daya tahan tubuh seseorang. Chikungunya is a kind of reemerging disease, that is a disease which has already existed for a long time, but recently, it spreads rapidly. The purposes of this study was to determine the environmental risk factors and habits related to the occurrence of chikungunya in the Domain of Gunungpati Health Centre, Semarang City in 2013. This study was an observational research with case control approach. The samples consist of 33 people in each experimental and control groups which were taken by purposive sampling technique. For the data analysis, the writer used chi square and fisher tests with significance level (α) = 0.05. The results showed that the variables related to the occurrence of chikungunya were the availability not water reservoirs (p value = 0.027, OR = 0.098), the existence of larva (p value = 0.047, OR = 3.121), drain water reservoirs behavior (p value = 0.024, OR = 8,615), closed water reservoirs behavior (p value = 0.003, OR = 5.333). Variable which was not related to the occurrence of chikungunya was Scraps Burying behavior (p value = 1.000). The Suggestions for Chief of Gunungpati Health Centre is to build knowledge, hold socialization, and increase promotive and prevention efforts of chikungunya. Other researchers are expected to conduct research that inspect different factors, beside environmental risk factors and habits related to the occurrence of chikungunya such as immune system factor.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Lingkungan, Perilaku, Chikungunya Environment, Behavior, Chikungunya
    Subjects: O Sport > Education, Training, Research
    R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
    Depositing User: muhamad slamet unnes
    Date Deposited: 10 Nov 2015 11:21
    Last Modified: 25 Jan 2016 09:04

    Actions (login required)

    View Item