PENERAPAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DAN JALUR EVAKUASI SERTA PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI RSUD dr.R.SOETIJONO KABUPATEN BLORA

AGATHA ANDRY HARLINANTO, 6411409069 (2015) PENERAPAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DAN JALUR EVAKUASI SERTA PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI RSUD dr.R.SOETIJONO KABUPATEN BLORA. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1168Kb)

    Abstract

    Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Rumah sakit mempunyai potensi kebakaran yang dapat merugikan rumah sakit atau penghuninya, jadi penerapan APAR dan jalur evakuasi sangat dibutuhkan. Permasalahan yang timbul adalah cara penerapan alat pemadam api ringan (APAR) dan penanggulangan kebakaran di RSUD dr.R.Soetijono Kabupaten Blora. Jenis metode yang akan dilakukan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasional, karena metode ini bertujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif dengan pendekatan observasional. Dari hasil penelitian ini didapatkan data yaitu dari 36 tabung APAR 10 diantaranya tidak sesuai dengan perarturan PERMENAKER No.04/MEN/ tahun 1980 dan juga jalur evakuasi yang ada tidak sesuai dengan peraturan SNI No. 03-1746-2000. Selain itu dari hasil wawancara didapatkan kalau alat untuk memadamkan kebakaran hanya tersedia APAR. Saran dari peneliti yaitu melakukan pengecekan dan pemeliharaan APAR, memindahkan hambatan yang ada di jalur evakuasi dan menambah peralatan untuk memadamkan kebakaran. The hospital is an institution for the public health service. The hospital has a potential fire that could harm for hospital or its occupants, so the application fire extinguisher and evacuation paths are needed. The problem that arises is how the application of a fire extinguisher (APAR) and fire prevention in hospitals dr.R.Soetijono Blora. This type of method to be performed is an observational descriptive method, because this method aims to create and description a situation objectively with observational approach. From the results of this study found that of the 36 tube of fire extinguisher ,10 are not in accordance with PERMENAKER No.04 / MEN / 1980 and also that there was no evacuation route in accordance with the rules SNI No. 03-1746-2000. In addition, the results of interviews obtained if the tool is only available to extinguish a fire extinguisher. Suggestions from researchers that checking and maintenance of portable fire extinguisher, remove existing obstacles in the path of evacuation and add equipment to extinguish the fire.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Hospitals, Fire, Fire Extinguisher, Evacuation Line Rumah Sakit, Kebakaran, APAR, Jalur Evakuasi
    Subjects: O Sport > Education, Training, Research
    O Sport > Physical fitness
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
    Depositing User: muhamad slamet unnes
    Date Deposited: 10 Nov 2015 11:15
    Last Modified: 10 Nov 2015 11:15

    Actions (login required)

    View Item