FAKTOR-FAKTORKOINFEKSI TB PARU PADA PASIEN HIV/AIDS DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) SEMARANG TAHUN 2015

Andari Sianida Angga Rayini Saputri, 6411410114 (2015) FAKTOR-FAKTORKOINFEKSI TB PARU PADA PASIEN HIV/AIDS DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) SEMARANG TAHUN 2015. Under Graduates thesis, UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1347Kb)

    Abstract

    TB paru pada pasien HIV merupakan koinfeksi penyakit yang memiliki peningkatan kasus tiap tahun. Salah satu sarana pelayanan kesehatan yang menangani masalah koinfeksi TB paru pada pasien HIV adalah BKPM Semarang. Angka kasus baru koinfeksi TB paru pada pasien HIV di BKPM Semarang tahun 2014 ditemukan 35 kasus, 2015 41 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan koinfeksi TB Paru pada pasien HIV/AIDS di BKPM Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan case control. Responden penelitian ini sejumlah 24 pasien HIV/AIDS yang menderita koinfeksi TB paru dan 24 pasien HIV/AIDS yang tidak menderita koinfeksi TB paru menggunakan teknik purposive sampling. Selain itu penelitian ini didukung dengan kajian kualitatif. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian ini dapat disimpukan bahwa faktor pendidikan (p=0,04), stadiun kinis HIV (p=0,02), status gizi (p=0,009), riwayat kontak dengan penderita TB aktif (p=0,004). Sedangkan faktor usia(p=0,663), jenis kelamin (p=0,75), status pernikajan (0,722), pekerjaan (0,533), kebiasaan merokok (0,06) dan pengobatan ARV (p=1,00) tidak memiliki hubungan dengan koinfeksi TB paru pada pasien HIV. Pulmonary TB on HIV sufferer is a disease co-infection that has a case increasing each year. One of health care organization handling on pulmonary TB co-infection on HIV sufferers is BKPM Semarang. Number of new cases of pulmonary TB co-infection on HIV sufferers in BKPM Semarang in 2014 is 35 cases, and in 2015 is 41 cases. This research aims to determine factors relating to pulmonary TB co-infection on HIV/AIDS sufferers is BKPM Semarang. This research used case control approach. Respondents in this research are 24 HIV/AIDS sufferers who have pulmonary TB co-infection and 24 HIV/AIDS sufferers who do not have pulmonary TB co-infection and collected by using purposive sampling technique. This research is also supported by qualitative study. Data analysis is done by univariate and bivariate analysis using chi square test. From the result of the research, it can be concluded that education factor (p=0.04), HIV clinical stadium (p=0.02), nutrition status (p=0.009), contact history with active TB sufferers (p=0.004). On the other hand, age factor (p=0.663), gender (p=0.75), marriage status (p=0.722), occupation (p=0.533), smoking habit (p=0.06) and ARV medical care (p=1.00) do not relate to pulmonary TB co-infection on HIV sufferers.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: koinfeksi TB paru, faktor-faktor, pasien HIV pulmonary TB co-infection, factors, HIV sufferers
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
    R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
    R Medicine > RT Nursing
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
    Depositing User: muhamad slamet unnes
    Date Deposited: 09 Nov 2015 22:11
    Last Modified: 09 Nov 2015 22:11

    Actions (login required)

    View Item