PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SMP DI KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG

BAMBANG SUPRIYATNO , 6101907134 (2009) PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KINERJA GURU PENJASORKES SMP DI KECAMATAN TENGARAN KABUPATEN SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah adanya pendapat dari sebagian masyarakat yang selama ini membebani profesi guru penjasorkes terutama sejawat guru mata pelajaran lain yang kurang menghargai terhadap penampilan dan kinerja guru Penjasorkes. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi guru-guru non Penjasorkes terhadap kinerja guru Penjasorkes SMP di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitiannya adalah guru-guru non Penjasorkes pada empat Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Sampel diambil secara random sampling dengan menggunakan total sampling sebanyak 100 guru non Penjasorkes yang berada di SMP Negeri 1 Tengaran 24 guru, SMP Negeri 2 Tengaran 36 guru, SMP Negeri 3 Tengaran 20 guru, dan SMP Islam Sudirman Tengaran 20 guru. Variabel yang dipakai adalah variabel bebas yaitu kompetensi guru (kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial) yang dapat mempengaruhi kinerja guru Penjasorkes dalam proses belajar mengajar. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisa data menggunakan analisa statistik dengan teknik deskriptif prosentase. Hasil penelitian : kinerja guru Penjasorkes Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang adalah baik sekali 55 %, baik 45 %, cukup baik 0 %, dan kurang baik 0 %. Berdasarkan hasil penelitian per kompetensi menunjukkan bahwa : (1) Kompetensi kepribadian kriteria baik sekali 86 %, baik 13 %, cukup baik 1 %, dan kurang baik 0 %; (2) kompetensi pedagogik kriteria baik sekali 76 %, baik 19 %, cukup baik 5 %, dan kurang baik 0 %; (3) kompetensi profesional kriteria baik sekali 62 %, baik 31 %, cukup baik 7 %, dan kurang baik 0 %; (4) kompetensi sosial kriteria baik sekali 82 %, baik 15 %, cukup baik 3 %, dan kurang baik 0 %. Kesimpulan bahwa kinerja guru Penjasorkes Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang dengan kriteria baik sekali 86,90 % sehingga dalam proses belajar mengajar dapat lebih optimal. Saran sebagai berikut : Hasil penelitian dapat digunakan sebagai kajian dalam pertemuan MGMP Penjasorkes dan bagi guru non Penjasorkes dapat digunakan untuk memperbaiki persepsi terhadap kinerja guru Penjasorkes.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: persepsi guru penjasorkes
Subjects: L Education > L Education (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: dwi perpus unnes
Date Deposited: 03 May 2011 02:34
Last Modified: 25 Apr 2015 00:39

Actions (login required)

View Item