PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF SISWA KELAS VIIB SMP ISLAM UNGARAN


Agus Riyanto, 2101405701 (2009) PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF SISWA KELAS VIIB SMP ISLAM UNGARAN. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF SISWA KELAS VIIB SMP ISLAM UNGARAN] PDF (PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF SISWA KELAS VIIB SMP ISLAM UNGARAN) - Published Version
Download (793kB)

Abstract

Kemampuan mengapresiasi cerpen siswa kelas VIIB SMP Islam Ungaran masih rendah dan perlu ditingkatkan. Kemampuan siswa dalam mengapresiasi cerpen masih rendah disebabkan oleh (1) siswa kurang tertarik dengan pembelajaran cerpen, (2) sulit memahami isi dalam menganalisis unsur-unsur cerpen, dan (3) pemahaman dan penghayatan siswa terhadap cerpen masih dangkal. Dari ketiga kendala tersebut yang akan diatasi adalah siswa sulit memahami isi dalam menganalisis unsur-unsur intrinsik cerpen. Oleh sebab itu, perlu dilakukan suatu pembelajaran yang dapat menarik minat siswa kelas VIIB untuk mengikuti pengajaran mengapresiasi cerpen, yaitu dengan penggunaan metode yang tepat. Maka, guru sebagai fasilitator berperan penting dalam pemilihan metode yang sesuai dalam pembelajaran. Model pembelajaran berpikir induktif diharapkan dapat menjadi metode yang tepat dalam pengajaran mengapresiasi cerpen. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah peningkatan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa kelas VIIB SMP Islam Ungaran setelah memperoleh pembelajaran mengapresiasi cerpen dengan model pembelajaran berpikir induktif, dan (2) bagaimanakah perubahan perilaku siswa kelas VIIB SMP Islam Ungaran dalam pembelajaran mengapresiasi cerpen dengan model pembelajaran berpikir induktif. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsi peningkatan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa kelas VIIB SMP Islam Ungaran setelah mendapatkan pembelajaran mengapresiasi cerpen dengan model pembelajaran berpikir induktif, dan (2) mendeskripsi perubahan perilaku siswa kelas VIIB SMP Islam Ungaran setelah mendapatkan pembelajaran mengapresiasi cerpen dengan model pembelajaran berpikir induktif. Subjek penelitian ini adalah kemampuan mengapresiasi cerpen siswa kelas VIIB SMP Islam Ungaran, sedangkan variabelnya adalah kemampuan mengapresiasi cerpen dengan menggunakan model pembelajaran berpikir induktif. Desain penelitian ini merupakan tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II, yang diawali dengan siklus I untuk mengetahui kemampuan awal siswa dengan batas ketuntasan yaitu 65 pada siklus II. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan secara kuantitatif untuk data tes dan secara kualitatif untuk data nontes. Alat pengambilan data nontes berupa pedoman observasi, pedoman jurnal, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa kemampuan mengapresiasi cerpen dengan model pembelajaran berpikir induktif terbukti mengalami peningkatan. Hasil tes rata-rata pada siklus I adalah 65,63 termasuk kategori cukup, sedangkan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 74,70 termasuk kategori baik. Hal ini membuktikan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 9,07 atau sebesar 13,81%. Perubahan perilaku siswa dapat dilihat secara jelas pada saat pembelajaran. Berdasarkan hasil data nontes siklus I, masih tampak perilaku negatif siswa saat pembelajaran berlangsung. Pada siklus II perilaku negatif siswa semakin berkurang dan perilaku positif siswa semakin bertambah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran yang diberikan antara lain: (1) para guru bahasa Indonesia SMP kiranya dapat menggunakan model pembelajaran berpikir induktif dalam pengajaran mengapresiasi cerpen karena dapat membuat kegiatan pembelajaran lebih menarik bagi siswa, siswa tidak cepat bosan, serta siswa dapat lebih mudah mengapresiasi cerpen; (2) guru hendaknya mendorong siswa untuk gemar membaca cerpen agar para siswa terbiasa membaca cerpen, sehingga pemahaman siswa terhadap cerpen meningkat.; dan (3) lembaga pendidikan pada umumnya dan SMP Islam Ungaran pada khususnya, diharapkan menjadikan hasil penelitian ini sebagai dasar dalam pengambilan keputusan program-program pembelajaran yang berkaitan dengan pembelajaran mengapresiasi cerpen.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: mengapresiasi, cerpen, berpikir induktif
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
P Language and Literature > PQ Romance literatures
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 03 May 2011 04:00
Last Modified: 25 Apr 2015 04:39
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/2022

Actions (login required)

View Item View Item