FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KUSTA (Studi Kasus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kunduran Blora Tahun 2012)

Silvia Indriani, 6450408021 (2014) FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KUSTA (Studi Kasus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kunduran Blora Tahun 2012). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Kabupaten Blora pada tahun 2012, selama tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa prevalensi belum mencapai pada kondisi eliminasi indikator secara nasional angka kesakitan kusta mencapai harus kurang dari 1/10.000.Wilayah kerja Puskesmas Kunduran salah satu puskesmas di kabupaten Blora yang endemis tinggi penyakit kusta.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan kejadian kusta di wilayah kerja puskesmas Kunduran Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus kontrol. Populasi penelitian adalah penderita kusta yang tercatat dalam rekam medis puskesmas Kunduran. Sampel penelitian yaitu 40 kasus dan 40 kontrol.Instrumen penelitian berupa kuesioner.Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara jenis pekerjaan (p = 0,007; OR= 3,955; 95%CI= 1,546-10,114), status sosial ekonomi (p = 0,000; OR = 6,926; 95%CI= 2,380-20,157), tingkat pendidikan (p= 0,000; OR= 13,222; 95%CI= 4,400-39,732), personal hygiene (p = 0,005; OR = 0,212; 95%CI= 0,076-0,591) dengan kejadian kusta dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p = 0,178; OR = 2,037; 95% CI= 0,834-4,976), umur (p = 0,780; OR = 0,731; 95%CI= 0,243-2,201), dan tingkat pengetahuan (p = 1,000; OR = 0,848; 95%CI= 0,275-2,613) dengan kejadian kusta. Hendaknya puskesmas Kunduran melakukan berbagai penyuluhan terkait dengan penyakit kusta.Hal ini harus dilakukan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di wilayah kerja puskesmas Kunduran memiliki pengetahuan rendah tentang penyakit kusta. Blora distric in 2012, during the last three years showed that the prevalence of the condition has not been reached on the national indicators elimination of leprosy reached morbidity should be less than 1/10.000. Kunduran public health centre is one Blora district health centers in high endemic leprosy. The purpose of this study is to determine Risk Factors that related to leprosy incidence in the working area of public health centers of Kunduran Blora District. This research methode was a case-control study. The study population was patients with leprosy were recorded in the medical record in Kunduran Public health centers. The research samples are 40 cases and 40 controls. Research instruments such as questionnaires. Data analyze using chi square test. The results of the study is there are relationship between the type of work (p = 0,007; OR = 3,955; 95%CI= 1,546-10,114), Socioeconomic status (p = 0,000; OR = 6,926; 95%CI= 2,380-20,157), level of education (p = 0,000; OR = 13,222; 95%CI= 4,400-39,732), personal hygiene (p = 0,005; OR = 0,212; 95% CI= 0,076-0,591)and no association between the sex (p = 0,178; OR = 2,03795% CI= 0,834-4,976), age (p = 0,780; OR = 0,731; 95%CI= 0,243-2,201) , dan level of knowledge(p = 1,000; OR = 0,848; 95%CI= 0,275-2,613) the incidence of leprosy. The suggestions for Kunduran Public health center are toshould perform a variety of counseling associated with leprosy. This should do the results showed that the majority of people in the working area Kunduran public health centers have low knowledge about the disease.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kusta, tingkat pengetahuan, personal hygiene, jenis pekerjaan, Leprosy, level of knowledge, personal hygiene, type of work
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    R Medicine > RL Dermatology
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 20 Apr 2015 10:41
    Last Modified: 25 Apr 2015 04:26

    Actions (login required)

    View Item