PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM POSING LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 8 SEMARANG TAHUN 2013-2014

Muhammad Abdul Faqih , 3101410013 (2014) PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM POSING LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 8 SEMARANG TAHUN 2013-2014. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2464Kb)

    Abstract

    Salah satu masalah yang dihadapi dalam pembelajaran sejarah adalah kurang tingginya kemampuan berpikir kritis peserta didik, sehingga dalam proses pembelajaran peserta didik cenderung pasif. Model pembelajaran yang diterapkan guru selama ini kurang bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis yaitu dengan pendekatan Problem Posing Learning. Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang memperoleh pembelajaran Problem Posing Learning dengan peserta didik yang memperoleh pembelajaran ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IPS SMA Negeri 8 Semarang tahun pelajaran 2013-2014. Sampel dalam penelitian ini diambil secara acak dan terpilih sebagai kelas eksperimen menggunakan pendekatan Problem Posing Learning, dan kelas sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran ekspositori. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, kuesioner dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji proporsi, uji perbedaan dua rata-rata, dan uji regresi linear sederhana, sebelumnya akan di uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan analisis hasil penelitian, diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki rata-rata kemampuan berpikir kritis berturut-turut dan . Berdasarkan penelitian di peroleh uji ketuntasan klasikalnya mencapai 93,548%. Berdasarkan uji hipotesis I diperoleh , ini berarti bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Sedangkan pada uji hipotesis II diperoleh bahwa terdapat pengaruh positif aktivitas peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar . Simpulan penelitian ini adalah: rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Besarnya pengaruh aktivitas peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis . Maka terdapat pengaruh positif pendekatan Problem Posing Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Saran penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) pendekatan Problem Posing Learning dapat dijadikan alternatif pembelajaran sejarah di SMA N 8 Semarang, 2) Pendekatan Problem Posing Learning dapat digunakan guru untuk menambah motivasi peserta didik dalam mempelajari sejarah di SMA N 8 Semarangat, 3) Guru dalam melaksanakan Pendekatan Problem Posing Learning hendaknya memperhatikan perencanaan waktu dan peningkatan kedisiplinan pada peserta didik sehingga pembelajaran bisa lebih efektif.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pendekatan Problem Posing Learning, kemampuan berpikir kritis
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 15 Apr 2015 14:36
    Last Modified: 25 Apr 2015 04:27

    Actions (login required)

    View Item