PEMANFAATAN SEJARAH LISAN SEBAGAI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X SMA NEGERI 3 TEGAL TAHUN AJARAN 2012/2013


Rizal Fauzi , 3101409051 (2013) PEMANFAATAN SEJARAH LISAN SEBAGAI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X SMA NEGERI 3 TEGAL TAHUN AJARAN 2012/2013. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3101409051.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Bahan ajar adalah salah satu hal yang paling utama dalam sebuah proses pembelajaran. Pemanfaatannya secara maksimal dapat membantu guru mengatasi permasalahan pembelajaran. Bahan ajar tidak hanya berpatok pada buku-buku sumber saja melainkan sumber-sumber yang berada di lingkungan sekitar, misalnya sumber kebendaan, sumber lisan, lokasi, dsb. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah guru sejarah memanfaatkan sejarah lisan sebagai pengembangan bahan ajar sejarah di kelas X SMA Negeri 3 Tegal tahun ajaran 2012/2013? (2) Bagaimanakah penerapan pengembangan bahan ajar dari sejarah lisan pada pembelajaran sejarah di kelas X SMA Negeri 3 Tegal tahun ajaran 2012/2013? (3) Apa saja kendala guru sejarah dalam menerapkan sejarah lisan sebagai pengembangan bahan ajar sejarah di kelas X SMA Negeri 3 Tegal tahun ajaran 2012/2013? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini di SMA N 3 Tegal. Informan dalam penelitian ini adalah guru sejarah, kepala sekolah, dan siswa kelas X SMA N 3 Tegal. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu (1) observasi; (2) wawancara mendalam; (3) dokumentasi. Untuk menguji objektivitas dan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sejarah di SMA N 3 Tegal telah memanfaatkan sejarah lisan dalam pembelajaran sejarah. Contoh sejarah lisan yang disampaikan guru berfokus pada pengenalan sejarah lisan yang bersifat lokal kedaerahan, antara lain kisah asal-usul Desa Slawi di Kabupaten Tegal, munculnya bendungan Kali Gung Tegal, dan mitos-mitos yang berkembang di Kota Tegal Kendala yang muncul dalam pemanfaatan bahan ajar sejarah lisan ini salah satunya adalah bahasa pengantar yang ada pada sejarah lisan yang masih membuat siswa bertanya-tanya sehingga harus dijelaskan beberapa kali. Pembelajaran sejarah lisan di SMA Negeri 3 Tegal masuk dalam kategori cukup baik, artinya bahan ajar ini bukan berarti tidak dimanfaatkan sama sekali, sejarah lisan tetap dimanfaatkan oleh guru sejarah dalam proses pembelajaran walaupun dalam praktiknya pemanfaatan sejarah lisan tidak begitu maksimal. Saran yang diajukan dalam penelitian ini yaitu hendaknya pembelajaran dilaksanakan dengan memperhatikan karakteristik siswa, bahan ajar, memaksimalkan sarana prasarana, sumber belajar, dan tingkat kesulitan materi. Sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar sejarah bisa lebih optimal.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Sejarah Lisan, Bahan Ajar, Pembelajaran Sejarah
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
D History General and Old World > DS Asia > Indonesian History
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
Date Deposited: 15 Apr 2015 22:02
Last Modified: 25 Apr 2015 15:27
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/20170

Actions (login required)

View Item View Item