PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA KALIMAT HURUF JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IV SDN SALAMAN MLOYO SEMARANG

MARIA ULFAH, 1401409385 (2014) PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA KALIMAT HURUF JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IV SDN SALAMAN MLOYO SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA KALIMAT HURUF JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IV SDN SALAMAN MLOYO SEMARANG) - Published Version
Download (3982Kb)

    Abstract

    Melalui pembelajaran Bahasa Jawa yang diajarkan di sekolah, ditanamkan nilai kesantunan, kehalusan rasa, dan budi pekerti. Dalam pembelajaran Bahasa Jawa mencakup aspek mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan sastra. Hasil observasi awal di SDN Salaman Mloyo Semarang ditemukan masalah dalam pembelajaran membaca kalimat huruf Jawa di kelas IV. Motivasi belajar siswa rendah, pembelajaran belum optimal, penggunaan media belum maksimal. Pencapaian hasil belajar siswa masih di bawah KKM yang ditentukan sekolah (60). Dalam data hasil belajar ditunjukkan nilai terendah 48, nilai tertinggi 70, dan rerata kelas 57. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah model pembelajaran make a match dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan keterampilan membaca kalimat huruf Jawa siswa kelas IV SDN Salaman Mloyo Semarang? Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, keterampilan siswa membaca kalimat huruf Jawa, dan hasil belajar Bahasa Jawa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan 21 siswa kelas IV SDN Salaman Mloyo Semarang. Sumber data berasal dari guru, siswa, data dokumen, dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterampilan mengajar guru pada siklus I memperoleh skor 16 dengan kategori sedang (C). Siklus II memperoleh skor 21 dengan kategori baik (B). Siklus III memperoleh skor 26 dengan kategori baik (B). Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor rata-rata 16,19 dengan kategori aktif (B). Siklus II memperoleh skor rata-rata 18,24 dengan kategori aktif (B). Siklus III memperoleh skor rata-rata 20,05 dengan kategori sangat aktif (A). Keterampilan membaca kalimat huruf Jawa pada siklus I memperoleh skor rata-rata 11,66 persentase ketuntasan 72,92% dengan kategori baik (B). Siklus II memperoleh skor rata-rata 12,85 persentase ketuntasan 80,35% dengan kategori baik (B). Siklus III memperoleh skor rata-rata 13,95 persentase ketuntasan 87,20% dengan kategori sangat baik (A). Simpulan penelitian yaitu melalui model pembelajaran make a match keterampilan mengajar guru, aktivitas siswa, dan keterampilan membaca siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan guru dapat mengembangkan model pembelajaran make a match tidak hanya pada aspek membaca tetapi juga pada aspek yang lain.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: keterampilan membaca,kalimat huruf Jawa, model make a match
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 10 Jun 2014 08:25
    Last Modified: 10 Jun 2014 08:25

    Actions (login required)

    View Item