PERBEDAAN QUANTUM TEACHING MELALUI JIGSAW DAN NHT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN BENDAN NGISOR SEMARANG

MAHMUDAH ROSALIANA, 1401410056 (2014) PERBEDAAN QUANTUM TEACHING MELALUI JIGSAW DAN NHT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN BENDAN NGISOR SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBEDAAN QUANTUM TEACHING MELALUI JIGSAW DAN NHT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN BENDAN NGISOR SEMARANG) - Published Version
Download (8Mb)

    Abstract

    Refleksi awal pelaksanaan pembelajaran IPS menunjukkan rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VA dan VB. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan terhadap aktivitas dan hasil belajar dalam pembelajaran IPS dengan penerapan model quantum teaching melalui jigsaw dan NHT siswa kelas VA dan VB SD N Bendan Ngisor Semarang?. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan model quantum teaching melalui jigsaw dan NHT terhadap aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VA dan VB SDN Bendan Ngisor Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDNBendan Ngisor tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Sampling Jenuh dan terpilih kelas VA dan VB. Desain penelitian yang digunakan adalah pre test and post test comparation design. Teknik pengumpulan data berupa tes yaitu pre test dan post test, serta data non tes berupa dokumentasi, lembar observasi, dan catatan lapangan. Metode analisis data berupa analisis perangkat tes meliputi uji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya beda, serta analisis hasil penelitian meliputi analisis data populasi, tahap awal, dan tahap akhir. Hasil penelitian ini adalah aktivitas siswa pada kelas eksperimen I mendapatkan rata-rata skor 31,77 berkategori baik sedangkan kelas eksperimen II sebesar 30,32 berkategori baik. Berdasarkan uji perbedaan rata-rata hasil belajar, diperoleh thitung(3,03)>ttabel(1,99), sehingga rata-rata hasil belajar kelas eksperimen I lebih baik dari kelas eksperimen II. Rata-rata skor hasil belajar afektif kelas eksperimen I(14) lebih baik daripada kelas eksperimen II (13). Rata-rata skor hasil belajar psikomotorik kelas eksperimen I (15,47) sama baiknya dengan rata-rata skor hasil belajar ranah psikomotorik kelas eksperimen II (14,48). Model quantum teaching melalui jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar pada tiga ranah yaitu kognitif, afektif, dan psikomorik sesuai dengan pendapat Rifa’i dan Anni (2010: 85) bahwa hasil belajar merupakan perubahan perilaku berupa ranah berpikir, sikap, dan keterampilan. Ditinjau dari karakteristik siswa metode jigsaw lebih cocok dengan karakteristik siswa kelas V sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada ketiga ranah. Peneliti menyimpulkan bahwa model quantum teaching melalui jigsaw lebih baik daripada model quantum teaching melalui NHT terhadap aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Bendan Ngisor. Peneliti menyarankan supaya model quantum teaching melalui jigsawdan NHT dapat diterapkan dalam pembelajaran sebagai variasi metode mengajar untuk meningkatkan motivasi dan tingkat pemahaman siswa terhadap mata pelajaran IPS.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Aktivitas, Hasil Belajar, Jigsaw, NHT, Quantum Teaching.
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 10 Jun 2014 07:18
    Last Modified: 10 Jun 2014 07:18

    Actions (login required)

    View Item