KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DI DESA KARAS KEPOH KECAMATAN PANCUR KABUPATEN REMBANG


NANA LUTFIANA , 3301409059 (2013) KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DI DESA KARAS KEPOH KECAMATAN PANCUR KABUPATEN REMBANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DI DESA KARAS KEPOH KECAMATAN PANCUR KABUPATEN REMBANG]
Preview
PDF (KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DI DESA KARAS KEPOH KECAMATAN PANCUR KABUPATEN REMBANG) - Published Version
Download (935kB) | Preview

Abstract

Kedudukan dan peranan perempuan dalam pembangunan tampaknya semakin meningkat, baik dibidang politik, pendidikan, kesehatan maupun kesejahteraannya. Perempuan yang berperanan dalam pembangunan tidak hanya perempuan yang ada dikota, melainkan perempuan yang berada diberbagai lini kehidupan juga ikut berperanan. Salah satunya yaitu Kepala Desa, tidak sedikit Kepala Desa perempuan yang lebih berhasil dalam melaksanakan tugasnya. Keadaan ini menunjukkan bahwa berbagai upaya perlu dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan kesenjangan antara kedudukan dan peranan lakilaki dengan perempuan dalam pembangunan. Pengarusutamaan genderdari pemerintah merupakan salah satu kunci untuk membantu mengurangi atau menghilangkan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam aspek akses, peran, kontrol dan manfaat serta meningkatkan partisipasi keduanya dalam pengambilan keputusan dan penguasaan terhadap sumber daya pembangunan. Rumusan masalah dalam penelitian ini dalah: (1) bagaimana kepemimpinan Kepala Desa perempuan dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Desa Karas Kepoh Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang, (2) apa hambatan Kepala Desa perempuan dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Desa Karas Kepoh Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di Desa Karas Kepoh Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: (1) kepemimpinan kepala desa perempuan dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat desa Karas Kepoh, (2) pendapat masyarakat terhadap kepemimpinan kepala desa perempuan, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam kepemimpinan Kepala Desa perempuan dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Sumber data penelitian adalah kata-kata, tindakan dan foto.Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara langsung kepada Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat dan masyarakat serta dokumentasi. Pengujian validitas data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik triangulasi. Metode analisis datanya yaitu kualitatif yang meliputi reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Selain itu juga menggunakan analisis gender Pathway dengan melihat beberapa aspek yaitu akses, peran, kontrol dan manfaat. Prosedur penelitian dimulai dari tahap pra penelitian yang berisi tentang rancangan skripsi, membuat surat perizinan dan membuat instrumen, tahap penelitian dimana peneliti mulai terjun kelapangan dan tahap pembuatan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peran kepemimpinan Kepala Desa perempuan dalam pelaksanaan program pembangunan kepada masyarakat sudah memberikan kemajuan terhadap Desa Karas Kepoh. Hal ini dapat dilihat bahwa Kepala Desa perempuan sudah berperan aktif dalam kegiatan pembangunan, berperan sebagai motivator yang memotivasi bawahan dan masyarakat untuk dapat mengikuti kegiatan pembangunan. Peran tersebut dibuktikan dengan berdirinya bangunan jembatan gantung, akses jalan raya dan bangunan pusat layanan internet masyarakat, (2) peran kepemimpinan Kepala Desa perempuan dalam pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan dengan baik. Kepala Desa dengan dibantu oleh perangkat desa memberikan pelayanan berupa pengurusan administrasi kependudukan. Kepala Desa Karas Kepoh memberikan pelayanan dengan cepat dan dilayani selama 24 jam, baik pelayanan pada jam kerja maupun di luar jam kerja tentunya dengan ditunjang sarana dan prasarana yang memadai. Tipe kepemimpinan yang diterapkan Kepala Desa Karas Kepoh adalah tipe kepemimpinan yang demokratis, dengan salah satu contoh Kepala Desa memberikan kebebasan kepada perangkat desa, tokoh masyarakat dan masyarakat untuk memberi usul atau masukan bagaimana baiknya agar kegiatan pembangunan itu dapat dilaksanakan dengan baik.Semua perjuangan Kepala Desa perempuan mempunyai maksud untuk mensejahterakan masyarakat Desa Karas Kepoh agar lebih maju diberbagai sektor terutama disektor pembangunan, (3) faktor-faktor penghambat kepemimpinan Kepala Desa perempuan sebagai berikut: aspek sosial yaitu rendahnya tenaga kerja, aspek budaya yaitu masyarakat menganggap bahwa kepemimpinan Kepala Desa perempuan masih rendah bila dibandingkan dengan kepemimpinan laki-laki, kondisi penduduk yaitu keanekaragaman penduduk. Faktor pendukungnya yaitu sebagai berikut: dukungan sosial yaitu dukungan yang berasal dari masyarakat, dukungan keluarga yaitu dukungan yang paling utama dibutuhkan Kepala Desa perempuan, dan yang terakhir adalah dukungan budaya yaitu dukungan yang berasal dari masyarakat dalam upaya untuk mengajak masyarakat mengikuti dan berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan. Saran yang diajukan dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) bagi Kepala Desa, diharapkan bisa dengan penuh kesabaran dan lebih memahami apa yang dinginkan bawahan karena pada dasarnya kepribadian setiap orang itu berbeda.Kepala Desa juga sebaiknya meningkatkan lagi program-program yang lebih optimal sehingga semua program dapat terealisasi. Kepala Desa perempuan juga harus lebih tegas dalam memimpin dan mengambil keputusan, (2)bagi masyarakat,kemajuan suatu desa akan terwujud jika ada kerja sama yang utuh antara warga tanpa terkecuali, pemerintah desa atau lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada di dalamnya. Masyarakat diharapkan lebih memahami dan ikut serta berpartisipasi terhadap kegiatan yang positif sebagai langkah awal dalam pembangunan demi kemajuan desa. Masyarakat juga harus memahamiagar mereka tidak melihat laki-laki dan perempuan dari kaca mata biologis (peran kodrati) saja serta harus melihat laki-laki dan perempuan sebagai warga negara dan sumber daya insani yang sama-sama mempunyai hak, kewajiban, kedudukan dan kesempatan dalam proses pembangunan, baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kepemimpinan, Kepala Desa, Perempuan
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 28 Apr 2014 18:10
Last Modified: 28 Apr 2014 18:10
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/19980

Actions (login required)

View Item View Item