PERGULATAN RIFA`IYAH DALAM MENCARI LEGALITAS DIRI DI TENGAH POLEMIK TUDUHAN AJARAN SESAT DI KABUPATEN PEKALONGAN 1965-1999


Risma Sofiatil Ulya, 3111409010 (2013) PERGULATAN RIFA`IYAH DALAM MENCARI LEGALITAS DIRI DI TENGAH POLEMIK TUDUHAN AJARAN SESAT DI KABUPATEN PEKALONGAN 1965-1999. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PERGULATAN RIFA`IYAH DALAM MENCARI LEGALITAS DIRI DI TENGAH POLEMIK TUDUHAN AJARAN SESAT DI KABUPATEN PEKALONGAN 1965-1999]
Preview
PDF (PERGULATAN RIFA`IYAH DALAM MENCARI LEGALITAS DIRI DI TENGAH POLEMIK TUDUHAN AJARAN SESAT DI KABUPATEN PEKALONGAN 1965-1999) - Published Version
Download (584kB) | Preview

Abstract

Stigma sesat yang diwariskan dari zaman pemerintahan kolonial Hindia Belanda terhadap Rifa`iyah, menimbulkan polemik keberadaan Rifa`iyah di tengah umat Islam lainnya pada pasca kemerdekaan. Kalangan Nahdliyin yang mendominasi kehidupan sekitar Jama`ah Rifa`iyah kerap melakukan sejumlah tindakan intimidasi dan provokasi menyerang Rifa`iyah. Kesalahpahaman dalam mengartikan ajaran Rifa`iyah membuat keberadaan legalitas Rifa`iyah menjadi simpang siur. Hal tersebutlah yang kemudian Rifa`iyah melakukan sejumlah upaya untuk mendapatkan legalitas dirinya dengan meluruskan segala kesalahpahaman serta membersihkan stigma sesat yang disandangnya.. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana bentuk ajaran Rifa`iyah yang dituduh sesat ? (2) Bagaimana bentuk polemik yang terjadi antara Jama`ah Rifa`iyah dengan masyarakat ? (3) Bagaimana upaya Jama`ah Rifa`iyah untuk mendapatkan legalitas diri ? Metode penelitian yang dipakai adalah metode sejarah yaitu dengan melalui langkah-langkah heuristik, kritik sumber, interpretasi dan penulisan sejarah atau historiografi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut : (1) Ajaran Rifa`iyah menitikberatkan pada kesempurnaan ibadah, hal yang telah banyak diabaikan oleh masyarakat pada umumnya. Keyakinan Rukun Islam satu yaitu syahadat sebagai pembeda antara orang Islam dan kafir, bukan berarti meninggalkan keempat rukun lainnya shalat, zakat, puasa, berhaji. Kesalapahaman tersebut yang kemudian menimbulkan tuduhan ajaran sesat. (2) Jama`ah Rifa`iyah mendapatkan teror dari kalangan Nahdliyin secara fisik dan psikis serta mendapatkan pencekalan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. (3) Mendekati golongan politik yang berkuasa, membuka diri pada kajian ilmiah tentang Rifa`iyah serta aktif mensosialisasikan ajaran Rifa`iyah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Rifa`iyah, Legalitas, Polemik Ajaran Sesat.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Sejarah, S1
Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
Date Deposited: 10 Apr 2014 13:14
Last Modified: 10 Apr 2014 13:14
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/19912

Actions (login required)

View Item View Item