PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK KETERAMPILAN MEMAHAMI PERINTAH KERJA TERTULIS BAGI PESERTA DIDIK SMK DALAM PENDEKATAN COMPETENCY BASED TRAINING (CBT)

Angga Setiyawan, 2101409060 (2013) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK KETERAMPILAN MEMAHAMI PERINTAH KERJA TERTULIS BAGI PESERTA DIDIK SMK DALAM PENDEKATAN COMPETENCY BASED TRAINING (CBT). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK KETERAMPILAN MEMAHAMI PERINTAH KERJA TERTULIS BAGI PESERTA DIDIK SMK DALAM PENDEKATAN COMPETENCY BASED TRAINING (CBT)) - Published Version
Download (17Mb)

    Abstract

    Dalam rangka mendukung pembelajaran bahasa Indonesia di SMK yang mengacu pada pendekatan Competency Based Training (CBT), pengembangan bahan ajar yang mengarah pada konteks budaya kerja sesuai dengan bidang kompetensi kejuruan mendesak untuk dilakukan, terlebih di era pembelajaran modern saat ini. Dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia di SMK, pengembangan bahan ajar harus mempertimbangkan sinkronisasi dan integrasi mata pelajaran kejuruan dalam satu kesatuan tema (tematik). Pengembangan materi ajar berbasis tematik didasarkan beberapa prinsip: sesuai dengan potensi peserta didik, relevan dengan karakteristik lingkungan (kontekstual), sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional dan sosial peserta didik, bermanfaat bagi peserta didik, serta bersifat riil dan aktual Permasalahan penelitian ini adalah (1) bagaimanakah karakteristik bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis yang dibutuhkan guru dan peserta didik SMK dalam pendekatan Competency Based Training (CBT), (2) bagaimanakah prinsip-prinsip pengembangan bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis bagi guru dan peserta didik SMK dalam pendekatan Competency Based Training (CBT), dan (3) bagaimanakah bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis bagi guru dan peserta didik SMK dalam pendekatan Competency Based Training (CBT). Dalam penelitian ini digunakan pendekatan research and development (R&D) yang dilakukan dengan lima tahap, yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data (research and information collecting), (2) perencanaan (planning), (3) pengembangan produk (develop preliminary form of product), (4) uji produk dan revisi (field testing and product revision), (5) penyempurnaan produk akhir (final product revision). Pengumpulan data kebutuhan pengembangan bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis dilakukan dengan menggunakan angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskrisptif kualitatif, yaitu pemaparan data dan simpulan data. Bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis dalam pendekatan Competency Based Training (CBT) memiliki dua karakteristik pokok yaitu materi dan penyajian. Karakteristik materi dapat dilihat dari cakupan materi yang meliputi hakikat perintah kerja tertulis, bentuk-bentuk perintah kerja tertulis, dan kiat merencanakan tindak lanjut perintah kerja tertulis. Informasi pelengkap dalam materi meliputi informasi kebahasaan, budaya kerja, nilai-nilai kewirausahaan dalam perintah kerja tertulis dan cerita sukses wirausaha. Sistematika penataan uraian materi yaitu (a) pengantar, (b) isi, (c) contoh, (d) rangkuman, dan (e) latihan. Prinsip-prinsip pengembangan bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis meliputi struktur isi dan struktur penyajian. Struktur isi mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan materi ini perintah kerja tertulis dan materi pelengkap berupa informasi kebahasaan, informasi budaya kerja, dan insirasi wirausaha. Adapun struktur penyajian melingkupi unsur (a) kebahasaan, (b) penulisan, dan (c) kegrafikaan. Keunggulan bahan ajar ini dapat dilihat dari konteks materi pembelajaran yang disesuaikan dengan budaya kerja pada kompetensi kejuruan. Penyajian materi perintah kerja tertulis terutama pada bagian contoh disesuaikan dengan kompetensi kejuruan yang harus dikuasai peserta didik, sehingga mampu menambah minat dan motivasi belajar mereka. Kekurangan bahan ajar ini terletak pada variasi bentuk perintah kerja tertulils pada beberapa bagian sehingga masih terkesan monoton Saran penelitian meliputi beberapa hal sebagai berikut: (1) guna memaksimalkan penggunaan bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis ini, bahan ajar ini dapat dikombinasikan dengan laporan-laporan praktik kerja industri (prakerin) yang pernah disusun peserta didik. Konteks budaya kerja dan perintah kerja yang terangkum dalam laporan dapat digunakan untuk memperkaya pemahaman peserta didik pada kompetensi perintah kerja tertulis, (2) bahan ajar tematik keterampilan memahami perintah kerja tertulis ini dapat digunakan lebih optimal apabila guru Bahasa Indonesia berkolaborasi dan berdiskusi dengan guru mata pelajaran produktif pada masing-masing kompetensi kejuruan untuk lebih memahami konteks budaya kerja yang akrab dengan peserta didik, (3) para pemerhati pendidikan, khususnya pendidikan kejuruan hendaknya dapat bersinergi untuk mengadakan pengembangan terhadap bahan ajar Bahasa Indonesia yang mampu mendukung pelaksanaan pembelajaran dalam konteks kompetensi keahlian (Commpetency Based Training) untuk meningkatkan keterampilan peserta didik SMK.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: bahan ajar tematik, perintah kerja tertulis, pendekatan Competency Based Training.
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 15 Jan 2014 06:10
    Last Modified: 15 Jan 2014 06:10

    Actions (login required)

    View Item