HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KETERBELAJARAN GERAK DAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA BASKET SISWA SD KELAS ATAS DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN DI SLB B BAGIAN PUTRA "YAYASAN KARYA BAKTI " DON BOSCO KABUPATEN WONOSOBO

Dhian Feri Kurniawan , 6101402007 (2007) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KETERBELAJARAN GERAK DAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA BASKET SISWA SD KELAS ATAS DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN DI SLB B BAGIAN PUTRA "YAYASAN KARYA BAKTI " DON BOSCO KABUPATEN WONOSOBO. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini : apakah ada hubungan antara tingkat keterbelajaran gerak dan keterampilan menggiring bola basket siswa SD kelas atas dengan gangguan pendengaran di SLB B bagian putra“Yayasan Karya Bakti” Don Bosco Kabupaten Wonosobo dan berapa besar hubungan tersebut. Penelitian ini diharapkan akan bermanfaat: 1) Bagi pembaca, dapat memberikan informasi tentang tingkat keterbelajaran gerak anak di SLB B bagian putra don bosco Wonosobo, 2) Bagi guru Pendidikan Jasmani dapat dijadikan bahan acuan dalam memperlakukan anak yang mempunyai ketunaan tertentu, 3) Dengan mengetahui tingkat keterbelajaran gerak siswa maka diharapkan bisa dirancang suatu variasi model pembelajaran jasmani yang tepat sesuai dengan kemampuan anak. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Dasar D2 dan D3 yang berusia 10 – 12 tahun di SLB Don Bosco yang berjumlah 20 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Dengan teknik tersebut diperoleh sampel sebesar 20 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei tes. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu keterbelajaran gerak sebagai variabel bebas dan menggiring bola basket sebagai variabel terikat. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskripsi persentase dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan keterbelajaran gerak secara umum yang baik sekali 30%, baik 15%, sedang 25%, kurang 30%. sedangkan kemampuan keterampilan menggiring bola basket secara umum yang baik 15%, sedang 65%, kurang 20%. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang rendah antara keterbelajaran gerak dan keterampilan menggiring bola basket siswa SD kelas atas dengan gangguan pendengaran di SLB B bagian putra“Yayasan Karya Bakti” Don Bosco Kabupaten Wonosobo yaitu sebesar 0,249. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah tingkat keterbelajaran gerak berhubungan dengan kemampuan menggiring bola akan tetapi hasilnya rendah. Penulis memberikan saran bagi guru penjaskes untuk memberikan latihan yang berkesinambungan sehingga mendukung aktivitas gerak yang dilakukan anak-anak sebab hal tersebut akan sangat membantu perkembangan fisik serta psikomotor yang lebih baik dan akan meningkatkan keterampilan geraknya terutama mengenai kelincahan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: bola basket
Subjects: L Education > L Education (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: dwi perpus unnes
Date Deposited: 28 Apr 2011 22:41
Last Modified: 25 Apr 2015 00:37

Actions (login required)

View Item