SURVEI MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MENGIKUTI PENDIDIKAN JASMANI MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN KECIL DI SMPLB MANUNGGAL SLAWI KAB.TEGAL TAHUN 2012

APIP AMALUDIN, 6101408232 (2013) SURVEI MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MENGIKUTI PENDIDIKAN JASMANI MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN KECIL DI SMPLB MANUNGGAL SLAWI KAB.TEGAL TAHUN 2012. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (SURVEI MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MENGIKUTI PENDIDIKAN JASMANI MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN KECIL DI SMPLB MANUNGGAL SLAWI KAB.TEGAL TAHUN 2012)
Download (3952Kb)

    Abstract

    Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana motivasi belajar siswa mengikuti pendidikan jasmani melalui aktivitas permainan kecil di SMPLB Manunggal Slawi. Tujuan penelitian untuk mengetahui motivasi siswa dalam mengikuti pendidikan jasmani melalui aktivitas permainan kecil di SMPLB Manunggal Slawi tahun 2012. Variabel Penelitian ini motivasi siswa dalam mengikuti pendidikan jasmani melalui aktivitas permainan kecil . Populasi penelitian ini adalah semua siswa yang mengikuti pendidikan jasmani di SMPLB Manunggal Slawi Tahun 2012 yang berjumlah 23 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu mengambil seluruh siswa yang mengikuti pendidikan jasmani yang berjumlah 23 siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala motivasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan rumus deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor intrinsic siswa dalam mengikuti pendidikan jasmani melalui aktivitas permainan kecil di SMPLB Manunggal Slawi tahun 2012 mampu mempengaruhi motivasinya dalam mengikuti pendidikan jasmani dalam kategori tinggi (78,26%) sedangkan faktor ekstrinsik juga mampu mempengaruhi motivasinya dalam mengikuti pendidikan jasmani dalam kategori sedang (69,59%). Jadi tingginya pengaruh faktor intrinsik terhadap motivasi siswa disebabkan siswa memiliki kebutuhan fisiologis yang tinggi (52,17%), memiliki kebutuhan rasa aman yang tinggi (78,26%), memiliki kebutuhan aktualisasi diri yang tinggi (69,57%). Sedangkan faktor ekstrinsik dikategorikan tinggi disebabkan karena siswa memiliki kebutuhan sosial yang tinggi (47,83%), serta memiliki kebutuhan penghargaan yang tinggi (60,87%). Saran dalam penelitian ini : (a) Bagi siswa hendaknya dapat mempertahankan rasa kebutuhan fisiologis, rasa aman, aktualisasi diri yang telah mampu mempengaruhi motivasinya dalam mengikuti pendidikan jasmani demi pencapaian tujuan dari kegiatan tersebut, (b) Bagi guru hendaknya dapat meningkatkan metode dalam berlatih dengan berbagi bentuk variasi gerakan, sehingga dapat menimbulkan rasa senang dan sungguh-sungguh dalam diri siswa dan juga membangkitkan kepercayaan diri siswa, dan (c) Bagi sekolah diharapkan untuk senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan jasmani dengan memperhatikan berbagai faktor yang ada demi perkembangan dan tercapainya tujuan dari kegiatan proses pembelajaran.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembelajaran pendidikan jasmani
    Subjects: O Sport > Education, Training, Research
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
    Depositing User: suparma perpus unnes
    Date Deposited: 07 May 2014 09:19
    Last Modified: 07 May 2014 09:19

    Actions (login required)

    View Item