MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR LONCAT MELALUI PERMAINAN LONCAT KATAK BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI KADENGAN 02 KECAMATAN RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA TAHUN 2013

Aji Teguh Wijayanto, 6101408169 (2013) MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR LONCAT MELALUI PERMAINAN LONCAT KATAK BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI KADENGAN 02 KECAMATAN RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA TAHUN 2013. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR LONCAT MELALUI PERMAINAN LONCAT KATAK BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI KADENGAN 02 KECAMATAN RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA TAHUN 2013)
Download (4Mb)

    Abstract

    Latar belakang pada penelitian ini adalah siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran gerak dasar loncat, siswa masih merasa bosan dan penyampaian materi yang kurang menarik minat untuk siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “bagaimana model pembelajaran gerak dasar loncat melalui permainan loncat katak bagi siswa kelas V SD Negeri Kadengan 02 kecamatan Randublatung kabupaten Blora. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menghasilkan model pembelajaran gerak dasar loncat melalui permainan loncat katak yang dapat membantu guru dan siswa dalam pembelajaran penjasorkes. Penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri Kadengan 02 Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora dengan menggunakan populasi 24 siswa pada ujilapangan, pada uji skala kecil menggunakan 10 siswa Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang merupakan dasar untuk mengembangkan model yang akan di hasilkan, adapun prosedur/langkah-langkahnya sebagai berikut: (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan; (2) mengembangkan produk awal; (3) validasi ahli dan revisi; (4) uji coba kelompok kecil dan revisi produk; dan (5) uji coba kelompok besar dan produk akhir. Dari hasil uji coba diperoleh data evaluasi ahli yaitu, ahli Penjasorkes 85,3% (baik), ahli pembelajaran I 88% (baik), ahli pembelajaran II 85,3% (baik). Sedang data hasil uji coba skala kecil aspek pengamatan psikomotorik sebesar 73,2% (baik), aspek kuesioner kognitif 85% (baik), aspek kuesioner afektif 84% (baik) dan uji coba skala besar aspek pengamatan psikomotorik 76,6% (baik), aspek kuesioner kognitif 87,9% (baik), afektif 85,3% (baik). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan model permainan loncat katak untuk pembelajaran gerak dasar loncat layak digunakan. Dengan hasil pengembangan efektif untuk pembelajaran penjasorkes kelas V SD Negeri Kadengan 02. Dapat disarankan bagi guru Penjasorkes Sekolah Dasar dapat memanfaatkan model pengembangan pembelajaran ini dan dapat menambahkan variasi lain dalam pembelajaran penjasorkes.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Gerak Dasar Loncat, Permainan Loncat Katak, Pengembangan,
    Subjects: O Sport > Education, Training, Research
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
    Depositing User: suparma perpus unnes
    Date Deposited: 07 May 2014 13:06
    Last Modified: 07 May 2014 13:06

    Actions (login required)

    View Item